Bidak Catur Sang Adik
Sekujur tubuhku gemetar hebat di luar kendali, langsung membuat asam lambungku naik hingga terasa sangat mual.
Rasa muak, penghinaan dan amarah bercampur aduk menjadi satu, layaknya sebuah tamparan keras yang menghantam kata ‘cinta sempurna’ yang kubangga-banggakan selama tiga tahun ini.
“Kakak ipar, sudah lihat?”
Jeff perlahan menarik kembali ponselnya, lalu menatap wajahku dari posisinya yang lebih tinggi dengan tatapan matanya yang tajam.