Vonis Cinta Sang Hakim
Rio ragu sejenak, tapi belum sempat bicara, Viona kembali menatapnya tajam.
“Kalau kau arogan seperti ini, jangan coba-coba jadi abdi negara. Lebih baik jadi preman komplek saja,” sindirnya tajam.
Rio sontak melepaskan kerah baju Varen. Ia menunduk, wajahnya langsung menegang. Ia memang sangat takut kalau kakaknya sudah marah padanya.
Tanpa menatap siapa pun, Viona kembali masuk ke kamarnya. Varen memandang Aini dan Rio sebentar, menunduk sopan, lalu dengan langkah cepat ia menyusul istrinya.
Hot Chapters