Bara Dendam Sagara
Ki Jatmika berdiri di hadapannya, mengangguk pelan dengan senyum puas yang langka.
“Aku… aku mengerti, Guru!” seru Sagara, hatinya dipenuhi secercah harapan baru. “Dengan cara ini, aku bisa menghadapi serangan sekuat apa pun tanpa harus menghancurkan tubuhku sendiri!”
“Kau baru memahami kulitnya, Nak,” sahut Ki Jatmika. “Tapi ya, ini adalah awal yang sangat bagus. Sekarang, cepat kuasai jurus ini hingga mendarah daging. Ingat pesanku, lawan terbesarmu bukanlah bayangan dalam visimu, tetapi gejolak di dalam hatimu sendiri. Kuasai jurus ini, tapi yang lebih penting, kuasai dirimu.”
Bab Populer