ISTRI KEDUA PANGERAN KEJAM
“Kau ingin melawan saya dengan tangan kosong?”
Tanpa aba-aba, Mei Lin bergerak. Kecepatannya melampaui kemampuan mata orang biasa. Dalam satu langkah, dia sudah berada di depan instruktur. Dia tidak menggunakan kekuatan kasar, melainkan teknik bela diri yang efisien dan mematikan. Dengan satu putaran pergelangan tangan, instruktur yang bertubuh dua kali lebih besar darinya itu dibanting hingga tanah arena bergetar.
Belum sempat instruktur itu bangkit, Mei Lin sudah berada di belakangnya, kaki dan tangannya mengunci posisi pria itu dengan gerakan yang sangat rapi. Tidak ada teriakan, tidak ada napas yang terengah-engah.
Hot Chapters