Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kiara

Kiara

Dia hampir yakin dia tidak bisa hidup tanpa lavender. Jay mulai merasakan lebih dari yang dia tahu bahkan mampu dia rasakan untuk Kiara. Jantungnya berdetak dengan cara yang paling aneh ketika dia dekat dan hanya perasaan jari-jarinya di lengannya menyebabkan jantungnya benar-benar melompat.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

“Ah, calon imam lo kangen banget ini.” Galih tidak segan untuk memelukku walaupun masih di bandara. Aku membiarkannya sejenak sebelum mendorong tubuhnya menjauh. Dia tidak protes. “Mata lo kenapa, Rain?” matanya memicing mengamati mataku. “Efek gak bisa pup, gue nangis.” “Parah banget, gitu aja nangis,” ledeknya menarik pipiku. “Sampai sekarang masih gak bisa pup? Pepayanya gak beli?”
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

"Apa kau menyukai Rey?" "Sejujurnya belum," jawab Kinan. Rey tidak mampu membuat jantungnya berdetak cepat, pria itu hanya berhasil membuat matanya tak berkedip karena ketampanan. "Jantungku masih aman meski aku terpukau dengan ketampanannya." "Apa kau percaya cinta dengan merasakan ritme jantungmu?" "Ya, aku mendengarnya dari Andini."
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Moonbound Deception

Moonbound Deception

A silent symbol of brotherhood they had never said out loud, because they believed more in action than in vows. Suddenly, memories came flooding in — laughter under the full moon, unfinished battle drills because they argued too much, silly promises, and dreams of a future now gone. Then came a faint sound. As if wood was shifting. Kael stilled. His ears — the wolf in him — heightened. A faint clink. Metal. Iron. Kael stood, muscles tense. He caught a scent… faint, but familiar. Alive. Barely… but alive. “Aaron?” he called out, nearly a growl.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Forbidden Feeling

Forbidden Feeling

tanyaku. "Gue kan pembalap," jawab Sekar sambil mengedipkan sebelah matanya. Aku hanya membalasnya dengan cengiran. Setelah Sekar, teman-teman yang lain juga bergantian memberikanku kado. Dan yang terakhir adalah Joni. Ia memberikanku kalung dengan liontin hati. Sangat manis. Aku menerima kalung itu untuk menghargainya.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Kutukan Kain Kafan Wasiat

Kutukan Kain Kafan Wasiat

“Oh ternyata ini yang mengikat Aryan dan Panji.“ Gumam Zian. Dia pun mengeluarkan sebuah pedang yang berada di tangannya, pedang itu mengeluarkan cahaya. Lalu dia menebaskan ke kain putih tersebut, Breettt!! Bruugkkhh!! Kain itu sobek namun, anehnya justru mengeluarkan cairan berwarna merah. Kain tersebut seperti tubuh manusia. Zian bingung, dia takut melakukan kesalahan, dari luar terdengar suara langkah kaki yang berlari mendekatinya. “Zian!!” teriak Aryan. “Ehh,” Zian sedikit bingung.
9.91.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
KAWIN LARI

KAWIN LARI

ucap Rizal pada Dara saat sang istri menaruh kuah kari di atas nasinya. Synthia memperhatikan interaksi keduanya dengan muka yang malas. "Uni terlihat lebih berisi sekarang." "Hanna hamil, Syn," ujar Donna dengan bangganya. "Wah, selamat Uni. Senang sekali dapat kabar ini." "Terimakasih, Syn." "Tinggal kamu, Cal," ucap Synthia melirik ke arah Dara. "Iya, tunggu tanggal launching nya aja," jawab Rizal sembari meremas genggaman tangannya pada Dara. "Ya kan, Sayang?"
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai kain felt
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Siti Kotijah
g bakal bosen dgn cerita dr novel2 mba chida,,dan sekarang menanti kisah cinta uda rizal yg akan melawan orang tua nya yg sll memandang bibit bobot bebet,,kasta lah,selama cinta masih bersemi bersama dara teruskan perjuangkan
Yessy Nasril
Bab awal aja udah tarik nafas dalam2..sepertinya bapernya akan kebawa di kehidupan nyata gw..hahaha..Deg2an akan segimana kerasnya Rizal melawan perjodohan..Kawin Lari, semoga beneran yaa..Pengen tau seberapa jantannya Rizal berani berjuang untuk Dara..Ayo, Uda Rizal..!!!
Baca Semua Ulasan
Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Kania (Gairah Seorang Pembantu)

Orang-orang atau kerabatnya tidak ada yang punya nilai harta sebanyak itu sampai semuanya memilih untuk bungkam dan pasrah akan keadaan. Sementara di sisi lain, ada Kania yang terus merasa gelisah. Sejak malam itu dirinya tidak bisa berpikir jernih. Bukan hanya pikirannya yang penuh, tapi juga keadaan dirinya yang tidak seperti biasanya. Kadang sudah demam, kadang sudah menggigil. Juga terkadang dia dirinya tak bisa mencium bau apa pun sampai rasa mual terus menyerang hingga muntah-muntah tak beraturan.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Kevin & Kirana

Kevin & Kirana

Kevin mencubit pelan pipi Ran, karena merasa sangat gemas dengan sikap Ran! "Sakit ka!" cerutu Ran. Kevin hanya terkekeh melihat wajah kesal Ran. *** See you next chapter guys <3
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status