Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

“Aku tidak mau jadi penerusmu! Kain itu sudah menghancurkan banyak orang! Aku hanya ingin hidup normal!” Bayangan itu mendekat lebih jauh, hampir menyentuh wajahnya. Mbah Sirep berbisik dengan suara yang menusuk telinga: “Kain itu… BUKAN alat. Ia adalah… makhluk.” Naya menahan napas. Makhluk? Kain itu hidup? Bukan sekadar benda ritual? “Makhluk itu… lahir dari perjanjian darah leluhurmu,” lanjut suara itu. “Dan ia lapar… sangat lapar…”
6656 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
RIAN RAINA

RIAN RAINA

gumam Raina. ******************************
9.352.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Kafan Hitam

Kafan Hitam

kain kafan, batinnya. Euis memilih pamit setelah mengantar Ki Udin ke kamar untuk berisitirahat. Kakinya segera menerobos debu tanah perkampungan dengan tergesa-gesa. Beberapa kali sapaan dari warga dan tetangga hanya dibalasnya dengan senyum dan anggukan. Sekujur tubuhnya bergetar hebat karena peristiwa tadi.
9.774.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Karma

Karma

“ Tapi kenapa ya? Apa dia tahu hubungan kita ya? Ucap Vano. “ Entahlah aku juga ga tahu kenapa dia sudah beda tidak seperti dahulu, sekarang kesannya sombong” “ Ya sudahlah kita jalan ketempat ulang tahun kamj untuk siap siap” ajak Vano.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
K E Y

K E Y

"Tuan muda Kalandra!" Detik itu aku tersentuh, dari ribuan kata yang pernah kudengar, untuk pertama kalinya aku merasa kata itu yang paling kuingat.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
KARMA

KARMA

Kakek Hamda bertanya padaku. "Em, tapi orang tua Keyla hanya pemilik perkebunan Teh dan memiliki usaha Teh. Dan kekayaan-nya sudah pasti jauh dari keluarga ini. Bagi kalian, Keyla pasti orang miskin. Apa kalian mau menerima Keyla?" Aku coba bertanya untuk memastikan takut kalau segala sesuatunya diukur dari segi materi.
9.7204.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai kain felt
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
KINASIH

KINASIH

"Apa saja yang sudah kau berikan untuk dia?" Dan tanpa disangka, Rani menyebutkan beberapa hal yang telah dia relakan, termasuk kehormatan. "Mbak, aku ... aku takut. Aku telat haid bulan ini," rengek Rani bak anak kecil. Sedangkan Asih menjerit, menggebrak meja kerjanya dengan wajah memerah. Namun setelah itu, dia terduduk mengatur napas, dan Rani justru menangis di kursinya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

“Perlu kau ketahui… kekuatan kita berada di alam yang berbeda.” Serambut pun Kael tidak mundur. “Bahkan jika kau diberi sepuluh juta tahun lagi, kau tetap tidak akan bisa menyentuhku.” Zhang Kui gemetar. Dan sebelum ketakutan itu sempat berubah menjadi teriakan— TEP. Kael menyentuhkan ibu jarinya ke perut lawan. Sentuhan. Hanya itu. Tapi, sekejap berikutnya—
1080.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Sisa Takdir

Sisa Takdir

"Aku mengerti, Kak." Kaelian menyeringai kecil sebelum akhirnya pergi, meninggalkan Caelum seorang diri di taman. *** Caine terduduk di ranjangnya, merasakan tenaganya yang mulai pulih. Tubuhnya masih terasa sedikit lemah, tetapi ia sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Namun, ada sesuatu yang mengusik pikirannya.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kain felt
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status