Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Telanjur Cinta

Telanjur Cinta

Gegas kubuka kabinet dapur untuk mengambil toples berisi susu bubuk dan gula. "Lagi bikin apa, Kak?" Aku menoleh. Nasya datang dengan baju tidur berbahan katun dengan warna merah muda tanpa lengan. Roknya di atas lutut memperlihatkan betisnya yang jenjang dan mulus.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
Kisah Aletha Anasya

Kisah Aletha Anasya

gas kuii Zaina: Asikkk,, gas lahh Geaxara: ikutttttt.. Jessira: Wahh kesukaan gue nih.. harus ikuttt Alana: Okeee.. Alana: Loh..loh Aletha mana? Tumben slow respon Zaina: @Alethaa oioi Geaxara: @Aletha? Aletha: Gue engga ikut ya, kalian dulu aja. Jessira: Lah? Aletha ngapa lo? Aletha: Gapapa, lusa sibuk gue.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

tanya Hafizah. “Apanya?” Keano tidak mengerti yang dimaksud Hafizah. “Sejak kapan kamu mulai narsis. Tidak usah lebay,” tukas Hafizah. “Sejak saat ini.” Hafizah tertawa kecil kemudian menahan tawanya.
9.7213.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.5K kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI

Jika aku muncul, bisa-bisa dia menganggapku kalah. Aku teruskan memerhatikan ketiga manusia ber-DNA sama itu. Terkadang aku terkekeh sendiri melihat Faisal menarik-narik rambut papanya, karena jajan yang dia minta tak kunjung diberikan. "Apa lagi, Mas?" tanya Mbak Nana. "Diapersnya satu bal berapa?" Mbak Nana lantas menyebutkan harga diapers dari berbagai ukuran, merk beserta harganya.
9.627.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
Because I'm Pregnant

Because I'm Pregnant

Wanita itu menolah pada Galen yang duduk di atas sofa, sangat ingin bertanya apa suaminya itu lapar atau tidak. "Galen ... apa kamu lapar?" tanya Nasya dengan suara yang begitu kecil, ia tak yakin Galen akan mendengar suaranya. Merasa tak ada respon, Nasya menundukkan kepala mencoba mencari pertanyaan lain, "Galen ... sebenarnya kemarin sebelum tidur aku sudah meminta izin padamu untuk pergi ke perpustakaan, tapi kau ...."
9.728.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 778 kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
ANATASYA

ANATASYA

Tidak berselang lama sapaan seorang gadis dari sebrang terdengar. "Halo," "Hai, Na." "Lo lagi apa?" tanya cowok itu. "Gue baru aja selesai mandi, ngapain sih Dra. Gue mau istirahat, capek." Ana berujar lesu. "Gue cuman kangen sama lo, yaudah sekarang lo tidur. Tapi teleponnya jangan di matiin." titah Rendra. Dan Ana hanya menuruti, gadis itu mulai membaringkan tubuhnya yang terasa sangat letih.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
TAKDIR CINTA NESSA

TAKDIR CINTA NESSA

ujar Kesha. Alinka lantas mengangguk sambil tersenyum. "Astaga apalagi ini...Tahu ah.. kapan ini acara makan siangnya? Aku sudah lapar banget gara-gara habis dipijat dan spa tadi." batin Nessa sedikit dongkol. "Sudah-sudah jangan digoda terus, cucu nenek jadi merah mukanya," bela Retno yang juga didukung dengan anggukan Nadira—nenek Adrian.
816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Suamiku

Hasrat Liar Suamiku

Tatapannya terlihat begitu tulus. Aku hanya tersenyum membalas ucapan itu. Pikiran dan hatiku masih kacau. Saling bertentangan mencari kebenaran. Kutarik selimut untuk menutupi tubuhnya setelah ia rebahan. “Aku boleh minta alat penyedot ASI?” Nasya bertanya dengan ragu.
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 761 kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
PESONA KAKA IPAR

PESONA KAKA IPAR

ucapnya datar. Tapi Kak Arman menoleh cepat. “Kenapa nggak besok aja? Hari ini kamu di rumah. Temenin aku.” Nadanya terdengar manis, tapi kaku. Seperti seseorang yang ingin terdengar lembut, tapi lupa caranya mencintai tanpa mengontrol. Sona terdiam sejenak, lalu mengangguk kecil. “Iya, besok aja.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
Cassy

Cassy

Pria itu tak mampu bersuara sejak kedatangan Mona. Cassy berjalan ke luar dari Restoran dengan handphone yang masih menempel di telinganya. Usai merasa aman dari jangkauan pandangan Raka dan Mona, Gadis itu segera menghembuskan nafas panjangnya yang sejak beberapa menit lalu tertahan di dada. Sesak, itu yang ia rasa kala melihat Raka dan Mona yang tampak jelas terlihat kikuk di depannya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai kak nasya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status