Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mafia Kaki Tangan Pemerintah

Mafia Kaki Tangan Pemerintah

celetuk wanita itu tiba-tiba. Wanita yang tidak Aksa ketahui namanya itu menyangga wajahnya dengan tangan kiri sembari terus menatap obsidian milik Aksa. Aksa memilih tidak menggubrisnya dan kembali meminum vodka yang sudah ada digenggamannya. “Manly … jakun lo manly pas naik turun gitu. Gue suka,” lantur wanita itu. “By the way, nama gue Nasha Alessia,” sambungnya sembari terkekeh ringan.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as kak nasya
Read
+Library
Dear Nala

Dear Nala

“Kak Nathan ulang tahun hari ini. Rencananya aku mau kasih dia kejutan.” Bukankah hidup Nita jauh lebih beruntung daripada Nala? Meski dia yatim piatu, tetapi dia masih memiliki satu orang kakak laki-laki yang akan selalu ada untuk dirinya. Yang selalu menjadi garda terdepan untuk membela adiknya. Sedangkan Nala, gadis itu hanya sebatang kara. Tiada ada ayah, ibu, atau saudara yang menemani. Ada kalanya rasa iri menghampiri hati.
103.1K viewsOn holdAdded to Library 104 Times as kak nasya
Read
+Library
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Kak Dimas menoleh menatap Kak Bobby. Kak Bobby tetap tidak berbalik. "Kau seorang pengacara. Katakan padaku, untuk pembunuhan berencana, hukuman maksimalnya apa?" Sisa warna di wajah Nara seketika lenyap. Seluruh tubuhnya seperti kehilangan jiwa, lalu ambruk lemas di atas karpet. Sementara aku melayang di dekat lampu kristal, menatap keadaannya saat ini.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 113 Times as kak nasya
Read
+Library
Nyawaku Untuk Obatmu

Nyawaku Untuk Obatmu

“Itu... Nona Citra sendiri yang bilang. Dia bilang tidak perlu memberi tahu kalian.” “Apa?” Yuda tertegun, menundukkan kepala dan bergumam seolah berbicara pada dirinya sendiri, “Tidak perlu?” Tiba-tiba, dia tertawa, tertawa sampai air matanya keluar. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa Citra akan begitu kecewa padanya. Dokter melihat penampilan kacaunya dan menghela napas panjang. “Kami juga tidak menyangka kondisi Nona Citra memburuk begitu parah.”
22.1K viewsCompletedAdded to Library 553 Times as kak nasya
Read
+Library
ZANNA

ZANNA

Kafka berdecak kesal. "Lihat gue anak baru!" Zanna masih diam. Dia tidak berani menatap Kafka, kepalanya masih tertunduk sembari meremas rok sekolahnya. "Lihat gue!" ucap Kafka tegas. Zanna dengan berani mendongkakkan kepalanya, dengan segala kekuatan dan keberaniannya Zanna mencoba melihat wajah Kafka. Kafka terdiam, melihat wajah cantik Zanna dari dekat. Perempuan itu benar benar mempesona walau seperti orang culun.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as kak nasya
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Dicarinya tisu untuk membersihkan wajah. “ Hasta ” Arka memecahkan suaranya yang serak “ Apa Nyimas masih menulis dongeng ? ” tanya Arka yang berusaha mencairkan suasana. ##
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as kak nasya
Read
+Library
Belahan Jiwa untuk Naya

Belahan Jiwa untuk Naya

Tanganku dengan gesit menyelesaikan sentuhanku hingga suara Wira menginterupsi meminta kami istirahat sejenak, dia bahkan menyiapkan makanan sekedar mengisi perut. Aku kembali menyapu pandangan, mencari keberadaan Naya. Dia duduk agak jauh di sana. Ponselku berdering lebih dulu saat aku hendak menghampirinya. "Iya, Ga?" "Kakak masih di lokasi 'kan? Yoga ngirim kopi buat teman-teman Kakak pakai gojek. Tanda terima kasih buat Kak Wira sekalian untuk testi."
2.7K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as kak nasya
Read
+Library
Aku Ibumu, Nak!

Aku Ibumu, Nak!

Gumam Fatma sambil memejamkan kedua matanya sejenak. Fatma membuatkan bubur sagu untuk Keynan yang nantinya bisa dinikmati saat makan siang. Fatma juga mengompres di bagian kaki yang terlihat membengkak seperti bekas benturan dengan benda tumpul. Ada rasa nyeri di hati Fatma, ketika tanpa sadar Keynan meringis kesakitan. Meski sudah berhati-hati, Keynan masih bisa merasakan nyeri di kakinya.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as kak nasya
Read
+Library
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Persis seperti kue yang ada di depan Naya. “Assalamualaikum, Nayaaa, selamat ulang tahun.” Widya masuk dan langsung memberikan boneka kuda poni berukuran besar yang dibungkus menggunakan plastik bening dengan pita merah muda sebagai pengikatnya. Wanita yang masih mengenakan seragam kerja itu mencubit pelan pipi Naya saat anak itu mencium tangannya.
998.8K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as kak nasya
Read
+Library
Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Pesan Nyasar Dari Sahabatku

Huhft, entah mengapa, pikiranku jadi ruwet sendiri saat menyadari hal tersebut. “Makasih ya, Mbak,” ucapku pelan pada Mbak Naja. Wanita berhijab rapat tersebut mengangguk. Dia yang duduk di tepi paling kiri itu pun langsung merangkul Carissa yang duduk di tengah-tengah. Gadis kecil itu sedang fokus menatap ponsel pintar milik Mbak Naja dan menonton film kesukaannya di sana. Alexa yang duduk di tepi paling kanan pun ikut fokus memperhatikan ponsel. Keduanya seperti sudah melupakan kejadian di mana aku terduduk lemas dengan wajah pucat pasi barusan.
10119.9K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as kak nasya
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status