FREL.
Hampir aja kukira sudah ketularan sikap Dara.
Kenn mengangkat salah satu alisnya, kemudian terkekeh pelan menatapku.
Kuturunkan pandangan, menyembunyikan pipiku sembari menatap kakiku yang sedari tadi bergerak gelisah. Oke, ini gara-gara ulah Dara. Ia memaksaku memakai sepatu dengan hak setinggi tujuh sentimeter yang mempunyai desain bagian depan memperlihatkan jempol kakiku, padahal aku sudah susah-susah menyiapkan sneakers kesukaanku. Katanya, agar aku bisa mengimbangi tinggi Kenn. Kan, sialan!
Bab Populer