Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Seru Koji berlari ke arah Varz diikuti yang lainnya. “BERHENTI BERTARUNG DASAR PENGGUNA DOKI-DOKI TOLOL!!!!” Teriak Made kesal membuat mereka terdiam karena teriakannya yang amat keras. “Ma.. Maafkan kami.” Kata mereka menyesal. “Kalian ini, ingatlah, walaupun kalian memiliki kekuatan, bukan berarti kalian harus menggunakannya untuk mnyelesaikan setiap masalah yang ada.” Omel Made.
915.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 637 kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
Jangan Paksa Aku...

Jangan Paksa Aku...

Maka aku segera berdiri dan bersikap setenang mungkin menghadapi perilaku tidak bersahabat Dea, Anggi dan Donna. “Eh, kalau ada masalah bicara dengan baik-baik secara elegan dan terhormat. Bukan begini caranya! Kalau orang lihat, seperti kampungan, norak lagi… Apa kalian tidak merendahkan diri kalian sendiri…? Matrenya saja bermobil. Tapi sikap seperti bukan orang berpendidikan dan intelektual.”
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api

Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api

“Diam?” Karna mendekat, menatap Jayanta dengan serius. “Saat kita menghadapi bahaya, kau harus bisa menahan mulutmu. Tidak ada komentar, tidak ada lelucon, tidak ada suara—hanya fokus. Jika kau tidak bisa melakukannya, kau akan membahayakan kita berdua.” Jayanta menggigit bibirnya, tampak bergulat dengan ide itu. “Hmm… oke, aku bisa melakukannya! Mudah!”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
MANTAN WITH BENEFIT

MANTAN WITH BENEFIT

“KITA HARUS CEPAT! SAAT LAWAN MAU NYERANG, PERHATIKAN GERAKANNYA, DAN SERANG SEBELUM MEREKA MENYERANG KITA! PAHAM?!” Sudah berkali-kali kusarankan agar dia lebih lembut, tapi dia tetap menganggap suaranya biasa saja. Buat orang yang belum kenal, nadanya terdengar mengintimidasi, bikin orang ilfeel, bahkan merasa diusir.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
KEJUTAN UNTUK PACAR SUAMIKU

KEJUTAN UNTUK PACAR SUAMIKU

Jangan berbuat hal yang nekat, apalagi sampai menyakiti dan mencelakai orang lain dengan sengaja. Bahagia tidak harus dengan merebut milik orang lain. -- Terima kasih. Udah tamat sampai di sini ya teman. Love you.
36.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 917 kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
Wanita di Pusara Suamiku

Wanita di Pusara Suamiku

Dikelilingi Orang Baik "Kenapa? Ada masalah dengan ucapan Bude? Makanya kalau ngomong dipikir. Jangan asal keluar kalau tidak mau perkataanmu itu justru berbalik memukul wajahmu sendiri!"
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
Kakak, Jangan Merayuku Terus!

Kakak, Jangan Merayuku Terus!

“Apa aku boleh datang memberikan dukungan saat kamu berlomba?” Sekali lagi, wajah Marshella bersemu merah. Sejujurnya, bagi Vigor, itu tampak lebih menggemaskan. “Anda mau datang ke negaraku hanya untuk menonton pertandingan halang rintang?” “Jangan terlalu kaku, dong. Panggil aku, Vigor pun tak apa.” Vigor memprotes bahasa Marshella. “Eh, itu tidak sopan. Aku tidak bisa.”
1052.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
Ups, Jangan Sampai ketahuan, Kak!

Ups, Jangan Sampai ketahuan, Kak!

“Mulai sekarang, kita harus seperti orang asing yang tidak mengenal.” “Siapa yang datang ke sini dan ingin berdekatan denganku?” Megan melotot. “Siapa yang ingin berdekatan denganmu!” menunjuk Benedict dengan kesal. “Aku sudah bilang hanya ingin mengantar bekalmu.” “BEN!” teriak seseorang dari belakang. Benedict menoleh ke belakang. “Ya, aku mengerti!” setelah itu kembali menatap Megan.
10564 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
Rahasia Suamiku dan Keluarganya

Rahasia Suamiku dan Keluarganya

ucap Mbak Wati. Sekarang aku paham, jika ingin melawan mereka jangan menggunakan tenaga dan amarah. Tetapi aku harus bermain cantik dengan pikiran jernih. Aku harus menjadi serigala berbulu domba, walaupun diluarnya terlihat bodoh tetapi didalamnya sangat berbahaya. "Iya Mbak. Saya paham sekarang," ucapku tersenyum sinis. "Bagus, Nona harus bermain cantik, berusahalah untuk tetap tenang dan jangan gegabah," bisiknya lagi.
1099.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku terkekeh melihat tingkahnya lumayan juga Mbok bisa diandalkan jika sewaktu-waktu aku sedang tidak ada di rumah dan mereka nekat masuk ke dalam. “Aman ‘kan Bu, pokoknya kalau urusan serang menyerang biarkan Mbok yang berperang di garda terdepan demi membela kebenaran. Apa pun akan Mbok lakukan,” katanya lagi. “Ish ... Mbok, aman sih, aman, tapi itu bahaya juga juga kalau mereka nekat kan bisa melukai Mbok. Lain kali nggak usah diladeni Mbok. Biarkan aja mau teriak sampai tenggorokannya jebol nggak usah dipedulikan. Ayo, Mbok masuk! Tuh, baju Mbok juga basah ganti baju nanti masuk angin. Habis ini aku minta tolong kerikin ya, Mbok. Aku nggak enak badan banget dan rasanya juga mual. Kepal
7.724.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 522 kali sebagai kalau bisa jangan menyerang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status