Tawanan Tuan Kama
Tapi sosok Kama masih terekam jelas.
Disana, pria dengan rambut yang hampir menyentuh kuping itu, tengah menunggang kuda dengan gagahnya, memacu kudanya dengan kecepatan angin. Menebas rerumputan di depanya, di siram dengan cahaya keemasan pagi hari. Tuhan seperti menciptakan Kama untuk ini. Kila masih mematung di sana, sampai akhirnya Kama memutar kembali kudanya. Ia kembali memacu kudanya ke arah pondok kayu.
Tak selang lama, Kama memacu kuda melewati Kila. Angin yang dihasilkan begitu kuat hingga rambut Kila buyar karenanya.
인기 회차