Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Testpack di Kamar Pembantuku

Testpack di Kamar Pembantuku

Aku memberi anggukan kecil, menandakan aku ikut apa yang beliau ucapkan. Ku seka air mataku, lalu aku diantar ke kamar. Kamar yang dulu tempat aku pernah menulis mimpi-mimpiku, salah satu dari mimpiku ada yang belum pernah terwujud. "Aku ingin bertemu orang tua kandungku" Bunda Khadijah memberikan ruang untukku menyendiri, setelah mengantarku masuk kamar, Bunda Khadijah pergi. . "Nak …!"
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
Bahagia Usai Berpisah

Bahagia Usai Berpisah

sahut Amara, merasa sebal. "Maaf. Taruh Kayla di kamar saja. Jangan di situ. Biar dia nyaman," kata Haris. Amara diam tak menjawab. Namun, ia akhirnya menurut dan mengikuti langkah Haris menuju kamar. Amara tertegun, saat melihat dekorasi kamar yang ia masuki begitu cantik. Di dinding-dinding kamar, ada gambar kuda poni, serta cat temboknya berwarna merah muda. Sepertinya, Haris memang sengaja menyiapkan kamar ini untuk Kayla.
1046.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Kotak yang telah dibungkus rapi dengan kertas kado warna merah jambu bergambar kuda poni. "Bawa juga kue ini. Tadi mama pesan ke toko kue langganan mama." Bu Hawa menggeser kotak berisi kue tart yang ada foto Antika di permukaannya. Sang cucu pasti suka dengan kue yang didominasi warna merah jambu, warna kesukaan Antika. Juga warna kesukaan anak-anak perempuan pada umumnya. Sebelum berangkat ke rumah Dea, Gama memang mampir terlebih dulu ke rumah sang mama. Tadi Bu Hawa menelepon mau titip kado buat Antika.
10138.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai kamar kuda poni
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Ummu Syarifah
Jatuh cinta dengan karya kak Lis yang satu ini, part awal sudah dibuat up and down. Alur, twist, plot tertata dengan bagus membawa pembaca masuk ke dunia cerita. Seperti cerita Bara dan Delia serta karya kak Lis yang lain, banyak pesan moral yang disampaikan kepada pembaca. Sehat&sukses selalu kak
It is Me
cerita ini bikin para readers berharap tiap hari u baca up date annya... suka dengan ceritanya.... kalimatnya ringan, mudah dipahami, dan pastinya konfliknya itu lhooo.... bikin hati dan pikiran kita kek naik roller coaster... bener² terdabes authornya.... semangat berkarya, ditunggu crita barunya...
Baca Semua Ulasan
Castle

Castle

Aku menepuk badan kuda kemudian menungganginya. "Hei! berhati-hatilah!" teriak Williams begitu melihatku menunggangi kuda putih ini. "Sepertinya kau sudah terbiasa menunggangi kuda?" Tom menghampiriku degan kudanya. Kuda yang ditunggangi Tom dan Williams berwarna coklat. Namun, perbedaannya adalah kuda yang dimiliki Tom memiliki poni.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
KAMINI ( Wanita Penuh Kasih Sayang )

KAMINI ( Wanita Penuh Kasih Sayang )

Kamini meringis dan mengerutkan dahi menatap pak Kardi. Kardi terkekeh geli. “Bapak cuma senang si neng sehat, kandungan juga sehat. Tapi kok bapak lihat besar banget perutnya ya neng? Kayak hamil kembar,” celetuk pak Kardi. Seketika wajah Kamini memerah, ia memalingkan pandangan matanya tak berani menatap Kardi lagi. “Ah, Bapak bisa aja, bentar lagi teh Ami udah dekat melahirkan,” kilahnya.
1099.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
Mengintip Kamar Pengantin

Mengintip Kamar Pengantin

"Sungguh, aku kira kamu bakalan senang dengan hiasan ini, sebab saat melihatmu mengintip kamar pengantin saudaramu pada malam itu aku kira kamu penasaran dan suka dengan desain kamar pengantin tersebut. Oleh karena itu aku membuat kamar pengantin kita seindah kamar pengantin seperti yang lainnya." Delindra termangu mendengar kata-kata Adit. Lain yang ada di pikirannya, lagi pula yang ada di pikiran Aditya. ***** "Del, ini dari Mama." Aditya mengulurkan sebuah gaun malam sedikit transparan berwarna merah berenda pada Delindra yang baru saja keluar dari kamar mandi. "Maksudnya?" Delindra menatap Aditya. Datar..
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
Pembalasan Mantan Istri CEO

Pembalasan Mantan Istri CEO

Setelah registrasi ketiganya pergi ke kamar masing-masing. Kamar Kumi menghadap ke laut. Kamar yang bernuansa Jawa dengan interior kayu antik dengan warna pekat. Tempat tidurnya besar, dengan 4 pilar kokoh berukir unik nan elegan. Yang paling Kumi suka adalah bathtube yang dibuat oleh pengrajin local. Dari situ dia bisa memandang laut dengan bebas melalui jendela berpanel kayu kuno. Sambil mengisi air di bathtube. Kumi berdiri sejenak di tepi jendela, menatap laut dan membiarkan angin sore memainkan rambutnya. Ia menarik napas pelan.
1043.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Dan bertepatan dengan Eguh yang lagi bersiap diri, terdengar merdu lafadz Surat Yasin dari menara masjid pondok pesantren putra yang tengah dibaca oleh salah satu santri putra. *** Sementara itu. Di siang hari menjelang sore, di sebuah kamar yang berukuran lumayan besar. Dengan keliling tembok kamar ditempeli dengan wallpaper dinding yang bermotif Hello Kitty berwarna pink. Di dinding kamar itu juga terdapat beberapa foto gadis cantik pemilik kamar di sebuah pigura. Selain itu, di dinding kamar itu juga ada pula beberapa foto gadis cantik pemik kamar bersama keluarganya dan juga sahabat-sahabatnya di sebuah pigura.
96.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
Istri Rahasia Sang Bos Mafia

Istri Rahasia Sang Bos Mafia

“Iya, Daddy. Aku janji bakal kasih makan poni kecilku setiap hari. Mami, ayo lihat!” Evalia hanya bisa tersenyum melihat Rafael dan Aleksander. Ia mulai menyerah mencoba menghentikan Aleksander membelikan barang-barang mewah untuk anak mereka. Kemudian Rafael menarik tangannya dengan antusias ke arah halaman belakang, di mana seekor kuda poni cokelat kecil berdiri di kandang yang rapi. Evalia tak bisa menahan senyum melihat betapa cantiknya kuda poni itu. Aleksander berjalan mengikuti mereka dari belakang.
8.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

bisik roni Roni meraih benda pusakanya lalu mengarahkannya ke selangkangan mbak maya setelah merasa pas roni menarik bokong mbak maya dengan perlahan. saking sempitnya tempat itu, di tambah lagi batang andi yang memang sangat besar, membuat roni susah mrnembusnya. "bentar, kok masih perawan sih, bukankah dia bilang kalo dia janda ya, ah bodo amat, mumpu dia tidur, ini kesempatanku.."gumam roni tidak peduli.
1054.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kamar kuda poni
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status