Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Rina lagi. Tempat mereka ini memang sangat terpencil bahkan untuk bisa masuk rumah saja harus naik perahu. Lahannya rawa-rawa yang disulap jadi kebun sawit jadi sepenjang kebun ada parit besar, mirip bertani Cabe dalam skala yang besar. "Tolong, Nia, aku ingin ikut pulang saja dengan kalian, aku gak tahan lagi, kemarin aku bertemu buaya, buaya asli, Nia, aku hampir pingsan," kata Rina lagi.
9.8582.9K viewsCompletedAdded to Library 16.9K Times as kandang buaya
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Dia telah mempersiapkan perambahan rawa tersebut secara cermat dan matang. Untuk mengatasi serangan buaya-buaya penghuni rawa, sang pemimpin gerombolan perampok memerintahkan anak buahnya membuat keranda setinggi dada manusia. Bagian bawah dan atasnya terbuka, hingga memungkinkan seseorang bisa berjalan bebas di dalam kurungan keranda. Keranda itu terbuat dari rotan memanjang yang disatukan satu dengan yang lain dengan tali dari samakan urat binatang. Panjangnya cukup untuk mengurung tubuh tiga orang. Dengan keranda rotan itu, mereka akan merambah rawa bakau.
98.8K viewsOngoingAdded to Library 273 Times as kandang buaya
Read
+Library
Keturunan Terakhir Elite Global

Keturunan Terakhir Elite Global

“Terus, kamu pikir, mereka naik ke lantai ini pakai lift? Pencet tombol ke lantai satu, gitu?” “Istana ini tidak punya lift, Tuan Reza.” Felix berkacak pinggang. “Apa benar perlu kita mencari Nona Isabelle?” “Felix, kalau kamu ngomong begitu lagi, kamu yang aku kasih makan ke buaya. Bacot banget nih mancung, bikin kesal aja.” “Ya maaf, Tuan. Soalnya saya juga takut buaya.” Maka dimulailah misi pencarian sang istri baru. Langkah Reza hati-hati. Faktanya, ada lima ekor buaya di kandang, dan bisa saja semuanya keluar untuk menginvasi wilayah istana.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as kandang buaya
Read
+Library
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Yogyakarta Lila turun dari ojol dengan buru-buru. Dia berlarian membelah halaman kantornya yang luas dan berderap masuk ke dalam gedung berdesain cukup unik--nggak mirip kantor pada umumnya sebenernya, sih.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as kandang buaya
Read
+Library
ISTRI CULUN KESAYANGAN TUAN AROGAN

ISTRI CULUN KESAYANGAN TUAN AROGAN

Masame sontak memundurkan langkahnya ketika dia melihat beberapa ekor buaya berukuran besar muncul dari permukaan danau tersebut. "Satu, dua, tiga, empat, lima." Masame menghitung buaya yang naik ke atas dan berjejer di tepi danau tersebut. Sedangkan lelaki tadi, ia masih tetap berdiri di tempatnya tadi, lalu kemudian ia mulai melemparkan satu persatu potongan daging tersebut. "Astaga! Tempat apa ini? Kenapa mereka bisa memelihara hewan buas seperti itu?" gumam Masame merasa merinding.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as kandang buaya
Read
+Library
Terjerat Pesona Mafia Psikopat

Terjerat Pesona Mafia Psikopat

Di setiap akhir labirin terdapat beberapa kandang binatang yang diberi nama oleh Arthur yaitu sultan seekor harimau putih,panther seekor macan kumbang serta Ali seekor buaya A****n yang sangat besar. Tubuh livy semakin bergetar disertai keringat dingin yang bercucuran, wajahnya semakin memucat,livy yakin dia tidak akan bisa keluar dari mansion,melihat penjagaan ketat serta binatang-binatang buas yang pasti akan menerkamnya jika dia berusaha kabur. " Baby,apa kau menyukai mansion ku?" Arthur bertanya dengan sebuah seringaian tipis di sudut bibirnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as kandang buaya
Read
+Library
Pisah Terindah

Pisah Terindah

Aku benar-benar serasa masuk ke kandang buaya. ****
9.667.3K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as kandang buaya
Read
+Library
KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

KISAH PANAS PERJALANAN BULAN MADU WILLIAM DAN AMELIA

Setelah berfoto dan berjalan-jalan menikmati pemandangan khas Northern Territory, mereka kembali ke kota Darwin untuk destinasi berikutnya yaitu Crocosaurus Cove. Saat mereka memasuki tempat itu, Amelia tampak sedikit gugup. "Jadi ini tempatnya? Aku dengar ada sesuatu yang disebut Cage of Death." William tertawa pelan. "He-he-he. Benar, Sayang. Kita bisa masuk ke dalam kandang transparan dan melihat buaya air asin raksasa dari dekat." Amelia membelalakkan mata. "Tunggu, maksudmu kita benar-benar masuk ke dalam air dengan mereka?"
101.5K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as kandang buaya
Read
+Library
Negeri Tanpa Penghuni

Negeri Tanpa Penghuni

Hanya topi laken cokelat berbahan kulit lembu yang masih kering karena tidak ada jalan bagi air untuk meresap. "Tuan James, bisakah kita berhenti sebentar?" "Untuk apa?" James bertanya kepada Iskandar yang kesusahan berjalan di rawa. "Kakimu terbenam ke dalam lumpur?" "Ya." "Paksakan untuk bergerak. Bila tidak, kau bisa diterkam buaya."
104.6K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as kandang buaya
Read
+Library
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

ucapnya dengan nada yang bersemangat namun tetap tegas. Marni melangkah gembira di samping Mpok Leha, mengagumi keindahan dan keragaman satwa di kebun binatang Ragunan. Mata Marni berbinar saat melihat setiap kandang hewan yang mereka lalui. "Mpok, ini semua hewan bisa lihat di sini?" tanya Marni dengan semangat.Mpok Leha, yang sudah beberapa kali mengunjungi tempat ini, tersenyum mendengar pertanyaan Marni yang penuh keheranan. "Iya, Mar, semua ada di sini. Dari yang kecil sampai yang besar," jawab Mpok Leha seraya menunjuk ke arah peta kebun binatang yang terpampang di salah satu sudut jalan.Mendengar jawaban itu, Marni semakin bersemangat. "Buaya ada ndak, Mpok?" tanyanya lagi, matanya be
108.5K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as kandang buaya
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status