Terjebak Gairah Siluman
Kaos itu menggantung longgar, namun cukup tipis untuk menonjolkan sepasang puncak yang mengeras karena udara AC yang dingin.
Ia hanya mengenakan celana dalam hitamnya yang kontras dengan kulit paha mulusnya, lalu duduk di kursi tinggi pantry, membelakangi lorong agar lekuk punggungnya terlihat sempurna.
Langkah kaki yang terseret-seret mendekat. Doni muncul dengan wajah pucat dan rambut berantakan, matanya menyipit karena silau cahaya matahari yang masuk dari jendela besar. Namun, langkahnya terhenti seketika saat pandangannya tertumpu pada sosok di depannya.