Ksatria Katana Kembar
ujar Utomo, mulai membayangkan masa lalu di mana ia mengingat masa kelam itu.
Tepatnya dua puluh tahun yang lalu, langkah kakinya begitu tenang sekali sambil membawa keranjang ikan. Senyumnya tampak merekah. Kayu pancing yang biasanya ia pakai terbuat dari bambu panjang, benang nilon, dan mata pancing kecil menjadi kebanggaannya.
“Tolong! Tolong!”
"Hah!?.. " Utomo tersentak
Saat ia sedang berjalan menikmati malam itu, langkah kakinya terhenti kala mendengar suara seseorang meminta tolong. Ia melihat ke kiri dan ke kanan, namun tidak menemukan siapa pun.