Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya

Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya

"Ma, Dad, aku tau kekhawatiran kalian. Aku akan pastikan kali ini Papa Raka tidak berbuat macam-macam di Eternal Group. Aku hanya ... kasian, dan ingin memberi sedikit kesempatan padanya." Rein menghela napas panjang. Raut wajahnya tampak kegelisahan yang mendalam. "Daddy tau dia papa kandungmu. Tapi Daddy juga tau persis seperti apa papamu itu. Tolong jangan lengah!" Rein menepuk-nepuk bahu Kaisar pelan. "Siap, Dad. Terima kasih sudah menjadi orang tua terbaik untukku." Kaisar membalas menepuk lengan atas sang Daddy.
9.7582.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.1K kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
AKU VS AYAH ANAKKU

AKU VS AYAH ANAKKU

Ternyata memang main belakang. 'Kalian jangan bicara jelek!' 'Benar, Oza kami tidak pernah berbuat jahat!' Sementara di media sosial terjadi keributan besar, ayah Nada, para istri dan anak-anaknya tertawa bahagia melihat banyaknya seserahan yang diberikan Oza. Adam menatap iri kunci mobil di salah satu seserahan sementara para perempuan iri melihat tas, pakaian dan sepatu bermerk, skin care saja juga bermerk.
1010.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
KAU REBUT SUAMIKU, KUPACARI AYAHMU

KAU REBUT SUAMIKU, KUPACARI AYAHMU

KAU REBUT SUAMIKU, KUPACARI AYAHMU "Lebih muda apanya?! Keren apanya? Yang ada Papi tuh kayak tukang minta-minta yang di pinggir jalan tuh tinggal pake kacamata hitam aja udah deh ntar biar Mas Fahri yang nuntun Papi minta-minta di jalan sana!" "Eh kok jadi aku sih?!"
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Pakaiannya sederhana tapi bersih, dengan aksen kain tenun yang asing—bukan gaya Vermilion, tapi juga bukan gaya Gurun yang mencolok. “Kenapa kalian pusing memikirkan api yang padam?” tanya pria itu, tersenyum pada semua pengunjung kedai. “Api hanya membakar. Api tidak menyembuhkan sakit punggungmu, Pak Tua. Api tidak mengobati batuk anakmu.” Nada suaranya santai. Tidak memaksa. Tidak mengancam. Tapi kata-katanya tertanam.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 506 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Anak Lain Dari Suamiku

Anak Lain Dari Suamiku

Layar ponsel menampilkan wajah seorang pemuda berambut agak berantakan yang latar belakangnya tampak seperti sebuah kamar kos sempit dengan tumpukan buku dan baju di sudut ruangan. "Halo, Mami? Ken?" suara Kaisar terdengar dari pelantang ponsel. Wajahnya tampak lelah, dengan lingkaran hitam di bawah matanya, namun langsung tergantikan oleh senyum hangat begitu melihat wajah ibu dan adiknya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Jerat Posesif Adik Angkat Menawan

Jerat Posesif Adik Angkat Menawan

​ Gadis itu menahan napasnya erat-erat, tubuhnya menegang sempurna. Di depan sana, Papa sedang membalik halaman koran bisnisnya, dan di sampingnya, Mama sedang sibuk memotong daun-daun kering. Di tengah ruang keluarga yang terbuka lebar ini, Kael sedang mencuri sentuhan terlarang tepat di bawah hidung orang tua mereka.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Aibku Ditukar Dengan Madu

Aibku Ditukar Dengan Madu

"Ini saja. Gaun biasa untuk orang yang biasa juga." Hati Arfaaz menjerit seakan meronta agar Arindi tidak melanjutkan kata-kata yang lebih menyakitkan lagi. "Mama, Mama.” Tiba tiba Keenan menarik lengan Arindi. Sontak Arfaaz dan Arindi menoleh kepada sang putra semata wayang. Tangan Arfaaz menunjuk sebuah kaos bergambar dinosaurus. Ia tampak begitu kegirangan. Tokoh hewan purba itu telah menjadi favorit sang putra.
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 549 kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Kaisar Tertinggi mengulurkan tangan dan membelai wajah Bakpao, "Anak baik, jika kamu sudah dewasa, Kakek bunyut dapat menikmati masa tua." "Baik!" Bakpao memeluk Kaisar Tertinggi, "Kakek bunyut harus kembali dengan selamat." Beras Ketan dan Onde-Onde juga memeluk Kaisar Tertinggi. "Kakek, Kakek harus membunuh semua orang jahat dan cepat kembali."
9.85.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105.6K kali sebagai kaos orang tua
Tampilkan Ulasan (2060)
Baca
+Pustaka
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Baca Semua Ulasan
7 TAHUN SETELAH MENJANDA

7 TAHUN SETELAH MENJANDA

Berharap apa yang ia lihat tadi di ponsel adalah tidak salah. "Lagi di rumah nenek. Kakek ulang tahun." Polos sekali jawaban dari Kai. Bocah tersebut tidak tahu siapa kakek nenek itu sebenarnya. Yang ia tahu adalah kedua orang tua tersebut adalah orang yang sayang dan baik kepadanya. Hana yang berada di samping Kai pun berdiri dan menjauh setelah melirik sekilas wajah di layar. Ia tak ingin bertemu walau via daring.
9.6183.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

Menjadi Istri Dadakan Presdir Tampan

Momen ini dimanfaatkan oleh para orang tua yang mendampingi atau menjemput anak-anak mereka untuk berbincang lebih dekat satu sama lain, atau bahkan dengan para pengajar. “Mas Kaisar ini kayaknya tidak mungkin jadi pengajar aja di sini. Jangan-jangan dia cuma iseng ngajar, aslinya yang punya peternakan.” Celetukan itu disambut oleh tawa ringan para orang tua lainnya. “Memang ya. Tampilannya lebih mirip pengusaha daripada pekerja biasa. CEO gitu, jangan-jangan. Eksekutif muda.” Kaisar tidak menanggapi celetukan-celetukan tersebut dan tetap sibuk membereskan areanya, meski tetap tersenyum tipis demi kesopanan.
9.9445.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.6K kali sebagai kaos orang tua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status