Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Sekarang sudah memasuki musim penghujan, di Jakarta sudah mengalami beberapa kali hujan. Kekeringan dan panas kemarin hang melanda, mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dengan kehadiran hujan. Membawa berkah dan selalu membuat semuanya riang, dengan air hujan yang nikmatnya tidak bisa diduakan. "Selamat pagi, Umi. Hari ini kita mau masak apa?" tanya Balqis dengan senyum hangat menghampiri Risma yang sedang berkutat di dapur.
9.525.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 830 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
Merah Hitam Cinta #book1

Merah Hitam Cinta #book1

Haters gonna hate bukan? Kanaya memandang tetesan hujan yang berlomba-lomba membasahi bumi. Akibat curahan hujan yang mengalir deras tanpa ampun, sebagian orang yang terjebak di bawahnya, kocar kacir menyelamatkan diri. Sebagian pemotor terlihat sibuk mencari tempat berteduh agar tidak kebasahan. Sementara sebagian lainnya yang memakai jas hujan, tetap melanjutkan perjalanannya di tengah hujan deras. Beberapa pejalan kaki, buru-buru mengeluarkan payung warna warni untuk melindungi dari dari derasnya hujan. Sementara yang tidak memiliki payung, memutuskan berteduh sembari menunggu hujan mereda.
9.9126.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.7K Beses bilang kata bijak hujan
Ipakita ang mga Review (37)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Basahin ang Lahat ng Review
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

"Maka bersiaplah untuk berdarah." --- # Bayang-bayang di Bawah Hujan Malam harinya, Jakarta kembali diguyur hujan deras. Alessia berdiri di balkon apartemennya, menatap ke arah perkampungan kumuh yang letaknya tak jauh dari pusat bisnis. Ia tahu Adrian ada di sana. Rico telah menceritakan segalanya, termasuk penolakan Adrian untuk diketahui bantuannya.
10885 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 34 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Aku bisa merasakan debu vulkanik di udara, mendengar gemuruh suara para negosiator, dan merasakan getar harapan yang genting saat tanda tangan dicap. "Luar biasa," bisik Yan, yang memantau dari konsolnya. "Jejak Air Mata itu bertindak sebagai katalis sempurna. Ia tidak hanya menyediakan 'lem' energi untuk merekonstruksi memori, tetapi juga memulihkan dimensi emosionalnya—bagian yang paling penting."
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 47 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
Aksa!

Aksa!

Hujan deras mulai mengguyur kota, membuat Pitaloka semakin yakin kalau laki-laki itu sudah tidak ada di dunia ini lagi. "Senior tau nggak? Kalau saat ada seseorang bersedih, biasanya hujan akan turun. Hujan akan menutupi air mata orang itu. Hujan nggak mau orang itu terlihat lemah, di hadapan banyak orang. Kalau seandainya senior menangis, saya ingin jadi hujan. Biar saya bisa nutupin air mata senior. " Kata-kata itu masih teringat jelas di kepala Pitaloka. Kata-kata yang sempat diucapkan Aksa saat dirinya dan laki-laki itu sedang berada di taman.
109.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 282 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Bab 111 Stuck in the rain “Sayang, kita tidak bisa pulang hari ini, cuaca sangat buruk. Barusan Kaptep Roni menelponku,” kata Kama. Kaptep Roni adalah pilot helicopter yang ia sewa. Mata Bening tampak kecewa, melihat hujan badai yang tiba – tiba datang mengguyur. Padahal cuaca tadi amat bersahabat. “Mau bagaimana lagi, kita sudah terjebak di Gunung Gajah. Mungkin kita bisa melakukan kegiatan lain untuk menghibur diri,” jawabnya lugas, menyembunyikan rasa khawatir dalam hatinya.
1021.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 847 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

Ia lupa membawa jas hujan, sehingga ketika hujan turun dengan derasnya ia begitu amat tersiksa. “Terjebak hujan.” Pesannya. “Seandainya nomor kita satu provider, mungkin aku bisa membuat jebakan itu menjadi tidak begitu membosankan. Jadi, maafkan daku. Selamat menikmati hujan.” Balasku.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Jalu menyandarkan kepala ke batu sambil ngumpat pelan. “Harusnya mereka lewat sini.” “Tapi malah gak ada.” Hujan makin deras. Angin dingin masuk sampai tulang. Jalu akhirnya makin kesal. “Kita ini sembunyi dari macan…” “…tapi gak sembunyi dari hujan sama angin.” Karta langsung nyaut santai. “Ya tahan aja pake prana.” “Segini doang ribet amat.”
101.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 24 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
Aku Kira Musibah Ternyata Anugrah

Aku Kira Musibah Ternyata Anugrah

Malam hari. Bella berdiri di jendela dalam ruangan sempit ini dengan pandangan menatap keluar jendela, matanya melihat hujan yang sedang menguyur kota Surabaya di bulan Desember dengan begitu lebatnya. Jalanan terasa sepi bagaikan kampung mati yang tidak berpenduduk. Hal ini sangat wajar karena semua orang lebih suka berada di dalam rumah mereka masing-masing dari pada keluar rumah walaupun saat ini masih pukul 17.00, Hari ini Bella merasa di manjakan oleh Kakak dan juga Ibu tirinya itu. Bella yang setiap hari memasak dan juga membereskan
9.58.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 313 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
TRANSMIGRASI PUTRI KEJAM

TRANSMIGRASI PUTRI KEJAM

Tes … Tes … Tes … Tetes demi tetes rintik hujan mulai turun membasahi bumi. Langit malam yang awalnya cerah terang benderang sinar rembulan, tiba-tiba saja berubah diselimuti awan mending yang berwarna hitam pekat. Tentu saja, tetes air hujan yang menyentuh tubuh Qiao Zhi Jing seketika membangunkannya dari lelapnya. Meskipun Qiao Zhi Jing telah menutupi kendi air itu dengan penutup papan kayu, tetapi air hujan tetap berhasil menembus celan papan. Reflek Qiao Zhi Jing membuka netranya seraya menyentuh pipinya yang basah karena tetesan air hujan. “Hujan? Apa lagi ini? Aisshh … .” Suasana hati Qiao Zhi Jing sangat kesal. Terlalu banyak hal yang menimpanya. Ia sangat frustasi.
1019.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 795 Beses bilang kata bijak hujan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status