Cinta dalam Pelarian
Sarah terpesona melihat keindahan fenomena alam di hadapannya itu.
“Sayang, aku punya hadiah untukmu di mobil,” bisik Randy tiba-tiba.
Sarah sedikit terkejut. “Lho? Ulang tahunku kan masih jauh.”
“Well, ini bukan hadiah ulang tahun.”
“Lalu, hadiah untuk apa?”
“Untuk berterima kasih karena kamu telah memilih untuk mencintai aku,” kata Randy sambil tersenyum lembut.
Sarah terharu. Dia menengadah menghadap suaminya itu, berjinjit, lalu mencium pipinya. “Aku juga berterima kasih karena kamu memilih aku, Randy. Kamu adalah orang terbaik yang pernah kukenal.”
Hot Chapters