Red in Us
“Setuju. Itu juga yang gue bayangin setelah bangun tadi.”
Keduanya beranjak menuju dapur, lalu memasak bersama mi instan untuk makan tengah malam ini. Di luar, hujan turun dengan deras, dan membuat Rabu dan Katha jadi bernostalgia.
“Malam itu juga hujan, kan,” kekeh Katha.
“Malam yang lo sok-sokan bilang menghilangkan kepenatan hidup?” goda Rabu.
Katha langsung memukul Rabu, tapi setelahnya dia tertawa. “Awas lo!” Dia kemudian membawa dua mangkuk berisi mi instan kuah plus telur. Miliknya tentu yang berisi beberapa potong cabai.
Chapitres populaires