Kesombonganmu Kubayar Tunai
tukas Rafif sambil melirikku sekilas.
"Deh, mulai tuh ngegombal. Simpen aja rayuan itu buat istri, lo, nanti, jangan buat gue."
"Lo, kenapa enggak? Siapa tau, lo yang nanti bakal jadi istri gue. Jodoh, kan, ga ada yang tau," ujarnya lagi sambil mengedipkan sebelah mata.
Jawaban Rafif tadi sukses membuat jantungku berdetak cepat. Walaupun sudah cukup sering ia melontarkan rayuan gombalnya macam tadi, tapi baru kali ini ia bicara soal istri.
Bab Populer