Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Kiai Hanafi memasang wajah serius. Bersambung Hai Kak, udah lebih 1800 kata. Wow. Mau dapat 100 koin gratis? Yuk, buat kesan tentang cerita ini, dan tag akun Wafa Farha di F*. DL seminggu dari sekarang. 💕
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Ucup langsung ambil ponselnya, buka TikTok, dan mutar video kucing berdandan jadi pocong. “Kayak gini bisa nggak?” Desi menatapnya datar. “Mau coba sendiri?” Ucup langsung mematikan ponsel dan berbisik ke Raka. “Kayaknya kuntilanak lebih serem dari algoritma FYP, bro.” Raka kembali menatap buku. Ada satu halaman yang isinya seperti mantra: > “Jika suara tawa tak bisa kau hadirkan, maka gelap akan mengikat. Bakar tanah asalnya, ikat bayangannya, dan jangan menoleh saat ia menangis.”
912 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
BELENGGU CINTA SUAMI IDAMAN

BELENGGU CINTA SUAMI IDAMAN

kata Karan dingin. "Aw. Aku sangat suka tipe sepertimu, pasti sangat panas jika bermain." Fela malah semakin berani, dengan sengaja ia mencondongkan tubuhnya seraya membuka kancing baju. Karan lantas memalingkan wajah. "Keluar!" Bentaknya. "Sabar dong, ini aku mau keluarkan. Yang kiri atau yang kanan dulu?" Tawar Fela semakin menjadi-jadi, satu tanganya pun tak tinggal diam meraih dasi yang Karan gunakan.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Sang Fotografer

Terjerat Cinta Sang Fotografer

CATALEYA Ingatan tentang Devanka dan kata-kata terakhirnya melekat di benakku bahkan hingga berbulan-bulan lamanya. “Kamu mikir nggak sih kalau Fai juga memiliki perasaan yang sama dengan kamu? Both of you love each other. He has a type, Cataleya. Dia nggak mungkin nyari cewek yang mirip sama kamu kalau nggak punya perasaan apa-apa.”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 445 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Ia melangkah ke tengah lingkaran sihir raksasa yang terukir di lantai marmer. "Dengarkan baik-baik! Familiar bukanlah sekadar hewan peliharaan atau asisten rumah tangga. Mereka adalah manifestasi dari Mana, kepribadian, dan kedalaman jiwa kalian," Luna memulai penjelasannya. "Kontrak ini bersifat seumur hidup. Familiar dibagi menjadi tiga kategori utama: Combat untuk petarung garis depan, Support untuk penguatan, dan Utility untuk fungsi strategis. Mereka adalah rekan yang akan melindungi punggung kalian saat dunia mencoba menghancurkan kalian."
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

“Aku tahu segalanya. Koin itu, Nak, adalah kunci. Itu adalah Segel Naga Kembar. Simbol dari keluargamu, keluarga Tirtayasa, salah satu klan bayangan tertua di Asia Tenggara.” Arya tertawa sinis. Tawa itu kering, tanpa humor. “Klan bayangan? Tirtayasa? Cerita apa ini, Kakek? Aku ini hanya Arya Dirgantara, anak panti asuhan yang dicampakkan Kinanti Atmadja.”
10766 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Kata Cinta Membuat Sakit Hati

Keesokan harinya, aku berhasil bertemu dengan kurator ini. Di luar dugaan, ternyata dia masih sangat muda dan tampan. Usianya hanya tiga tahun lebih tua dariku. Dia memperkenalkan dirinya, "Namaku Michael Ananta. Amelia, senang berkenalan denganmu." Hari itu kami mengobrol lama di kafe. Kami membicarakan lukisan, membicarakan Van Gogh, membicarakan mimpi-mimpi yang tidak terwujud.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
Kaisar Pedang Legendaris

Kaisar Pedang Legendaris

jelas Ye Fan seketika membuat Bai Yu dan Ye Yun terperangah. Sebab sang kakak mengatakan jika leluhur sekte yang datang dengannya sudah mencapai ranah itu, sedangkan mereka bersua sudah meyakini jika ranah tersebut hanyalah isapan jempol, namun jelas Ye Fan tidak akan berbohong pada mereka berdua. "Apa yang kau katakan benar, kak?" tanya Ye Yun dengan rasa ingin tahu yang mendala. "Ya, dia baru saja menerobos dan mencapai ranah tersebut, dan berdoalah jika master kalian bisa mencapai ranah itu juga" jelas Ye Fan yang dijawab anggukan kepala oleh Bai Yu.
89.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Di bawah pendaran cahaya tungku, profil wajahnya yang tegas tampak seperti dipahat dari batu gunung—dingin, tak tersentuh, dan menyimpan jarak yang teramat jauh. "Busur ini tidak pernah berbohong, Yi Fang," jawab Hao Yu, suaranya parau dan berat, beresonansi dengan angin malam yang bersiul di celah dinding kayu. "Manusia bisa memanipulasi kata-kata mereka, seperti para pejabat di pasar tadi. Tetapi sebuah anak panah yang telah lepas dari talinya hanya memiliki satu tujuan: menembus apa pun yang ada di depannya tanpa penyesalan."
10472 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bab63 "Ken, sudahlah," tegur Bu Soraya. Kentaka si galak itu pun pergi. Dan Bi Nam yang di maksud tadi, pun juga sudah datang menghampiri kami. Sedangkan preman jahat itu, pamit undur diri, dan melanjutkan kembali tugas barunya. Bi Nam membawaku masuk ke istana megah itu. Istana dengan dalamnya gaya eropa itu, sangat membuatku terkagum-kagum dengan semua ini.
10100.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kata kata kun fayakun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status