Istri Kedua Tercinta Tuan Muda
"Aku hanya takut, suatu saat putri kita jatuh cinta pada pria bodoh diluaran sana, Kitten. Kau tahu bukan, di negara kita masih banyak pria patriarki. Aku sangat khawatir."
"Nggak bakalan, Mas. Buktinya aku, dapat suami tampan, baik hati, bertanggung jawab, cintanya besar, sabar walau tidak punya kesabaran, setia, penyayang dan speak malaikat mau-- maksduku lembut." Di akhir kalimat, buru-buru Kina memperbaiki ucapannya. Hampir saja!
Zayyan berdecis geli, tak mempermasalahkan ucapan terakhir istrinya. Yang terpenting Kina merasa beruntung mendapatkan dirinya.
Bab Populer