Mencintai Suami Kakakku
Mei Berthakarma mencintai suami orangsalahkah aku mencintai suami orangmencintai suami orangaku benci ayah
ujarku sambil tersenyum.
"Daripada kasih uang lebih baik Kakak antar pulang. Kamu 'kan kalau udah keluar kandang susah masuknya," cibir Kak Rania.
"Iya, deh, iya. Kakak yang penurut, berbakti, kebanggaan orang tua. Anjani mah apa, cuma serpihan gula."
"Kok, gula?"
"Iya dong, 'kan Anjani manis, kaya gula," ucapku dengan begitu percaya diri.
Beliebte Kapitel