Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan
kata Adrian dengan sungguh-sungguh.
Kebingungan terpancar di mata Kiana. Tanpa sadar, dia menoleh dan melihat matahari terbenam di barat. Cahaya keemasan yang lembut menyinari taman, seperti peri-peri kecil yang berkilauan menari-nari di antara bunga-bunga.
Dia sangat terkejut sehingga tidak bisa berbicara untuk waktu lama, seolah-olah sesuatu telah meledak di hatinya.