Kata Mereka, Aku Suka Cari Perhatian
Salah satu dari mereka mengayunkan gantungan kunci di depan wajahku, itu adalah kunci milik Lina.
“Percuma kamu teriak,” katanya sambil tertawa dingin.
Aku memohon sambil menangis, “Aku nggak akan bilang siapa-siapa, tolong lepaskan aku .…”
Namun, mereka tidak menghiraukanku. Mereka menyiksaku, memperkosaku, dan bahkan memotret kejadian itu dengan keji.
Aku berusaha sekuat tenaga untuk melawan. Namun, di tengah kekacauan itu, kepalaku terbentur keras ke ujung meja. Darah langsung mengucur deras.