BE WITH YOU
“Kayaknya asyik aja gitu, setiap bulan ada festival. Modern tapi, masih kental unsur tradisionalnya. Terus katanya ke sana nggak mahal-mahal banget kok, Ma! Oke, aku emang nggak bisa bahasa Thailand tapi ini udah tahun berapa, Ma? Sebagian besar orang di muka bumi ini bisa bahasa Inggris, kan?”
Aku baru kembali ingin melontarkan alasan berikutnya ketika pelayan datang dengan pesanan kami. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Mama mengulurkan piring ke arahku dan Elga. Mama sedang dalam ‘consider mode’, kondisi ketika Mama belum bisa setuju atau sedang mempertimbangkan permintaan anak-anaknya. Memilih diam dan tidak ingin membicarakan lebih lanjut. Biasanya aku memutuskan menunggu dengan sabar
Hot Chapters