Ku Pinang Kau Dengan Syahadat
Matanya bahkan terpejam, seiring degub laju jantungnya yang berdetak sangat kencang.
"Astaghfirullah...!" sahut Ummi Fatimah terkejut. Dia tidak percaya dengan kebenaran yang baru saja dia dengarkan. "Jadi …?" tanya Ummi Fatimah lagi.
"Dia atheis, Ummi," ucap Juun lirih, membuat Ummi Fatimah mengucapkan istighfar berulang-ulang, karena beliau sangat terkejut akan fakta yang baru saja beliau dengarkan. "Itu yang membuatku bingung, Ummi. Aku sayang dia, tapi dia tidak percaya adanya Tuhan. Aku harus bagaimana, Ummi?" Juun pasrah, pemuda itu bahkan memeluk perut sang ibu dengan erat.
Hot Chapters