PENDEKAR MACAN TUTUL
“Jangankan untuk bangkit melawan, Kang, untuk memikirkannya kami sudah takut. Yeah, seperti yang Kakang lihat, kami adalah rakyat yang lemah dan bodoh, hanya mampu hidup dalam ketakutan demi ketakutan. Kami ingin mengadu kepada Gusti Prabu pun, tentu hal yang tak mungkin. Tindakan itu sama halnya dengan tindakan bunuh diri, karena Gusti Prabu dengan Ki Lurah Arga Seta adalah berkerabat. Merasakan kenyataan seperti itu, berencana untuk bebas pun kami takut. Ki Lurah Arga Seta banyak mata-matanya. Mau melarikan diri pun, kami sudah takut duluan untuk diburu, seperti yang mereka lakukan terhadap beberapa warga yang pernah mencoba untuk melakukannya. Sebagian dari mereka hanya pulang namanya saj
Bab Populer