KELAMBU MERAH JAMBU
Karena tahu ke mana arah pembicaraan Kenzy, aku menyela dengan geram, "Maksudnya? Ihhh, jangan usil, sih! Aku harus kerja nih, malam ini. Ayooo, kita pulang?"
Lah, memangnya dia saja yang memiliki perasaan seperti itu?
Aku juga, lho. Punya suami tapi rasanya hidup seorang diri, sebatang kara. Wuaaahhhh, ternyata Kenzy masih saja egois, ya? Itu tadi, sama saja halnya dengan menuntut untuk memfungsikan diri di dalam kelambu, kan? Huaaa, ooohhh, my God! I am not ready!
Hot Chapters