Duka Cita
Kaniethacerita pernikahancerita wattpad pernikahancerita indah pernikahancerita pengantin baru
“Sekarang Papa tanya, apa hasilnya kalau papa terus melihara kebencian di dalam hati? Apa gunanya, papa nyimpan rasa sakit hati itu sampai bertahun-tahun? Apa gunanya.”
“Yaaa … yang namanya sakit hati, ya, tetap sakit hati, Pa.” Arya coba menyanggah, masih dengan membawa emosinya. “Nggak perlu ditanya apa gunanya.”
“Ar, mendam sakit hati itu, cuma akan jadi penyakit.” Sedikitnya, Lee bisa mengerti tentang keegoisan Arya saat ini. Cara berpikir Arya dalam hal tertentu, memang belum cukup matang sehingga masih perlu banyak belajar lagi. Terutama tentang carut marut kehidupan, yang tidak terkadang berjalan tidak sesuai rencana. “Dan yang rugi itu, diri kamu sendiri.”
人気のチャプター