Bidan Mima
Sifat denialku atas usaha Eki dalam penjajakan, membuatku 'sombong'.
"Yuk, duduk!" Mama Eki mempersilakan.
"Terima kasih, Tante," Aku menarik kursi.
Di hadapanku aneka makanan tersaji. Cumi tepung mayonaise, cah kangkung, ayam, sambal, telur balado, semua tampak nikmat dan ingin segera kulahap. Aku menelan kembali liur yang hampir menetes.