Jejak di Balik Pesantren
Di dahinya, tertulis satu kalimat:
“Aku adalah akhir yang ditolak.”
“Aku pernah dipercaya menuliskan akhir dunia ini,” katanya, suaranya seakan berasal dari ratusan bab yang terhapus. “Tapi aku dihapus, karena akhirku terlalu jujur.”
“Kami tak ingin akhir yang pahit,” kata Salma.
“Tidak semua kebenaran harus menyakitkan,” tambah Kai.
Narator tersenyum muram. “Kebenaran bukan soal pahit atau manis. Tapi soal: siapa yang berani membacakannya.”
인기 회차