Pesan Nyasar Dari Sahabatku
kata Eva tiba-tiba.
“Iya, Va. Ini udah cepet, kok,” kilahku. Santai saja aku menekan pedal gas. Tak perlu kencang. Ya, meskipun jalanan tak terlalu macet.
“Itu di depan kosong, kok, Ri. Salip aja. Biar kita lekas sampai.”
“Kenapa emangnya kalau lekas sampai? Emang kita mau ngapain juga, sih?” Aku nyolot. Eva malah mendesah, seperti orang yang gelisah. Di sini aku jadi makin tambah curiga.
Bab Populer