Tawanan Tuan Kama
Kama mengangguk pelan, “Cepat, sebentar lagi gelap. Bahaya kalau pulang terlalu larut.”
“Aku tau!” jawab Kila dengan ketus, ia berlari kecil keluar, segera menuju rumah Akong.
***
***
***
“Ayo cepat,” perintah Kama.
“Aku tidak bisa lebih cepat dari ini.” protes Kila. Ini sudah kecepatan maksimal yang bisa ia lakukan, selebihnya, ia selalu terburu - buru sampai semua yang di lakukannya tidak berjalan mulus. Baru saja akibat Kama menuntut Kila untuk cepat, ia jadi kesulitan menutup pintu toko. Berakhir dengan Kama yang harus turun tangan. Dan kalian tau? Kama kembali protes dan mengecap Kalau Kila lambat dalam banyak hal.
Hot Chapters