Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelayan Sang Tuan

Pelayan Sang Tuan

“Sekarang tak ada alasan untuk memanjakan kalian.” Davina benar-benar dibuat frustrasi oleh jawaban Dirga. Tetapi ia menahan jeritannya dengan menggigit bibir bagian dalamnya. Saking kuatnya hingga ia mengaduh karena melukai bibirnya. “Auww …” Davina menunduk dan merasakan bau anyir di mulut. Saat ia menyentuh bibirnya yang terluka, ia menemukan darah yang cukup banyak di ujung jarinya.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

“Saya rasa ini sudah cukup. Kita lanjutkan lagi nanti. Di rumah.” Ibu jari Tuan Malik mengusap bibir bawah dan atas Alisa bergantian dengan gerakan melingkar. Terlihat sedikit bengkak, basah dan memerah. Sepertinya Alisa tidak butuh lip balm atau lipstik lagi untuk memerahkan bibirnya. “Buka pintunya, Tuan! Aku nanti terlambat!” Hardik Alisa cukup kesal sambil mengusap-usap lagi bibirnya punggung tangan.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

Dia lalu kembali minum sampai habis, terlebih dia memang haus sekali dan butuh banyak cairan seperti banyak iklan yang menganjurkan demikian. Setelah habis minumannya dan membuang kelapa kopongnya, Ardo meraba bibirnya yang terasa aneh. Saat dia merasakan bibirnya sendiri dengan jari, dia menyimpulkan bahwa kedua bibirnya menebal. Dia tarik bibir bawahnya dan melihatnya. Dia terkejut karena bibirnya berwarna gelap, cenderung kehitaman. “Bibirmu keracunan,” kata Iblis Jelita enteng.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Farel tersenyum. “Maaf, Mas,” ucap Rania. “Rania, bibirmu kenapa?” Farel mencoba memerhatikan bibir Rania. Ada bekas luka di sana. Rania menyentuh bibirnya, “Ah ini. Bukan apa-apa, Mas. Kebetulan kemarin aku sariawan dan tanpa sengaja kegigit. Jadinya seperti ini. Tapi nggak apa-apa kok. Beberapa hari lagi juga akan hilang bekasnya. Aku pikir dengan lipstik bisa tertutup sempurna,” bohong Rania.
9.612.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 465 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Wiediajheng
ahaayyy ternyata masih ada orang yg ditugaskan Rania mengawasi Maya dan bukti2itu semua adalah senjata untuk gantian melawan dan menghancurkan Maya.. tunggulah Maya..ga akan lama lagi kehancuranmu sudah didepan mata
Kania Putri
dasar rubah betina masih aja kamu bohong terus silahkan aja lah mainkan dramamu itu yg pasti bastian udah cukup kuat tau sepak terjangmu itu. keren kamu Farel disaat suasana genting kamu datang bawa angin sejuk proyek yg kamu tangani sukses besar ini bastian happy banget
Baca Semua Ulasan
KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA

KASIH SAYANG PARA WANITA SOSIALITA

Jeritan kecil berwarna merah muda dari bibir Tante Tera yang berwarna merah tua, makin sering dan kuat. Selanjutnya bibir Alex meluncur ke bawah, menuju area kebanggan wanita itu. Ia memainkan Ia memanjai wilayah itu dengan lidahnya. Tindakannya itu membuat gairah Tante Tera makin membumbung tinggi.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
Bayi Untuk Suamiku

Bayi Untuk Suamiku

Bagian atas tipis, sedangkan bagian bawahnya tebal, merona merah alami tanpa pewarna bibir. "Emm ...." Bulan mendesah kala bibir suaminya mulai turun ke lehernya. Ia menjambak rambut Daffa yang sudah mulai memanjang. Sesekali tangannya mengelus-elus punggung tegap suaminya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
Vitamin Stamina Pria di Laci Lemari Pembantuku

Vitamin Stamina Pria di Laci Lemari Pembantuku

Mata, hidung, dagu, pipi, lalu lebih lama lagi di bagian bibir merah yang padat itu. Kikan pasrah saat bibirku turun untuk memanjakan leh3rnya. Wajahnya menengadah, seolah ia tengah berusaha menghirup banyak oksigen. Sesekali desis malu-malu terdengar di telingaku.
1026.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

Lipstik Anna ikut menempel di sana. Anna melirik, memperhatikan warna merah muda yang tertinggal di bagian atas bibir Kaiden. “Masih ada di bagian atas bibirmu,” ucapnya. Kaiden mengusap bibirnya lagi, tetapi terus meleset dari bagian yang tercoreng. “Sudah bersih?”
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

Adrina menunjuk bibir tebal yang warnanya merah muda itu. “Ah ini, say-ya kejedot tembok, ya kejedot tembok,” balas Dathan tergagap tentu saja berdusta. Ini bukan kejedot tembok, tapi kejedot bibir wanita disampingnya ini.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
Suami Adikku, Ayah Anakku

Suami Adikku, Ayah Anakku

ejekku saat pria itu menarik bibir bawahku ke bawah hingga mulut sedikit terbuka. "Harusnya apa?" Suaranya terdengar jadi lebih rendah. Sorot matanya berubah gelap. Aku menjauhkan jarinya dari bibir. "Huruf el. Biar namamu jadinya Gatal." Tangannya memang sudah menyingkir dari bibir. Namun, bukan berarti dia berhenti. Tangan itu malah sibuk mengusapi pinggulku sekarang. Aku yang merasa kalau keadaan sudah mulai enggak aman berdeham beberapa kali.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai kedutan bibir kanan bawah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status