Om Tom, Kekasih Gelapku
“Lagi pula, dia pacarku. Tidak masalah jika kami berada di atap yang sama.”
Lisa, masih bersandar di dinding pintu, tubuhnya menempel di sana dengan kedua telapak tangan yang juga menempel di dinding pintu. Sementara Tom masih mencari kata dalam benaknya, masih berpikir bagaimana dia bisa tidak cemas jika kekasih gelapnya berada di ruangan yang sama dengan putra sulungnya.
“Aku ….” Bibirnya bergetar, seolah dia ingin mengunci tubuh mereka di sana semalaman. “Aku akan mati dibunuh pikirkan ku jika kalian berada di atap yang sama. Lagi.”