Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bekas Merah di Leher Istriku

Bekas Merah di Leher Istriku

Wajah bulat telur, kulit kuning langsat, mata indah dan berbulu lentik, bibir merah delima dengan hidung bangir dan kecil. Siapa pun setuju jika wanita yang tengah tersenyum cerah membuka jendela itu sangat cantik. Pembawaannya halus dan mencerminkan lembutnya wanita Jawa yang sempurna. Senyum cerah mekar di bibirnya, dia masih muda, dua puluh lima tahun. Sudah menikah selama lima tahun, tapi belum dikarunia anak.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Lelaki Tak Terkalahkan

Lelaki Tak Terkalahkan

Pada saat yang sama, Batu Mustika Arceyst di dalam saku Tristan tiba-tiba berfluktuasi dan mengeluarkan cahaya gemerlap. Satu dari dua batu yang tersisa terbang keluar kemudian menyatu di lengan Dena, dan memunculkan tato samar berbentuk mustika itu sendiri. Tristan terkejut bukan main, dan melepaskan tangan Dena dari genggamannya. Tristan sudah sering bertemu bakat langka, tapi belum pernah menemukan yang seistimewa gadis kecil ini. Keberadaan bakat seperti Dena sangat diburu oleh para kultivator iblis. Beruntung, Tristan berhasil menemukannya lebih awal.
8.565.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Mengemis Malam Pertama

Mengemis Malam Pertama

Jemari pintar Riki terus menjelajahi semua keindahan yang sudah tergeletak pasrah di depannya,mahakarya tuhan yang sangat sempurna, tidak ada cacat dan cela sedikit pun. Semua anggota tubuh menjalankan perannya masing masing dengan baik. Mazaya hanya menggelengkan kepalanya kekanan dan ke kiri, menutup mulutnya yang berisik penuh damba. Riki betah bermain lama lama, menyiksa Mazaya yang terlihat tidak mampu lagi untuk bertahan.
1029.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 763 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Diamku Menghancurkanmu Mas!

Diamku Menghancurkanmu Mas!

ujar Ressa sambil mengedikkan bahu, merasa geli dengan tingkah Debi. “Gila! Gue nggak nyangka Debi bisa punya pikiran begitu. Parah dari kita-kita lagi. Si Debi itu lebih murah.” Ika menatap kosong ke depan dengan perasaan jengkel. “Masih mending murah, ada harganya. Lah dia mah gratisan, Cuma-cuma nggak ada harganya sama sekali,” jawab Ressa sambil tertawa kecil. Rasa dendamnya pada Debi masih belum terbalaskan, dendamnya menumpuk tak berkesudahan.
1051.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Tarikan itu membuat Delima Gusti bagaikan jatuh dalam pelukan Pendekar Kera Sakti. Kemudian gerak cepat Baraka membuat Suling Naga Krishnanya menghadang di depan punggung Delima Gusti. Sinar merah itu akhirnya menghantam suling mustika. Daaab...! Suling Mustika itu bagaikan karet membai, memantulkan sinar merah yang semula sebesar buah duku kini menjadi lebih besar jagi, sekitar berukuran sama dengan buah kedondong. Gerakkan membaliknya pun lebih cepat lagi dari saat kedatangannya.
1028.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 863 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Rasa takut mereka padaku semakin dalam. Fajar hampir menyingsing ketika Delia akhirnya datang menghadapiku. Dia tampak seperti baru saja melewati perang. Wajahnya kotor, gaunnya sobek di beberapa bagian, dan matanya merah karena kurang tidur. Dia membanting setumpuk tebal perkamen di atas mejaku. "Sudah... sudah selesai, Yang Mulia," katanya, napasnya terengah-engah. "Setiap paku. Setiap sendok. Semuanya."
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 915 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

“Kalian jangan terlalu larut. Jam malam di sini ketat. Bukan karena corona, tapi... yang lain.” Raka bertanya, “Tentang kuntilanak merah?” Desi diam sebentar, lalu duduk di kursi kayu yang berderit pelan. “Dulu... waktu kecil, aku pernah dengar tangisan dari sumur itu. Tengah malam. Ada yang tertawa sambil nyanyi. Katanya... itu suara perempuan yang gagal menikah. Dibunuh saat sedang pakai kebaya merah. Arwahnya nggak diterima bumi, karena dia dikubur sambil hamil. Dia ingin anaknya lahir... tapi nggak bisa.”
910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
RANJANG BERDARAH

RANJANG BERDARAH

"Dibunuh. Oleh kaummu. Saat dia merasuki seorang manusia yang dianggap hina. Dia datang ke dunia manusia juga sebenarnya untuk memenuhi panggilan, tak menyangka kalau panggilan itu juga mengantarkan azal baginya. Karena sejatinya derajat manusia satu tingkat di atas kita. Apalagi mereka yang ketaatan dan keyakinannya kuat pada Tuhan." Nisya dan Zidan berpandangan. Cukup lama mereka berusaha mencerna tiap kata yang Darsih tuturkan. "Jadi, apa kelemahan kakakmu?" tanya Nisya hati-hati. "Mustika Ular." Darsih segaja memberi jeda. "Benda keramat berumur ribuan tahun, tempat di mana dia bersemayam selama ini. Mustika itu sudah banyak menampung darah dari para korban juga menjadi sumber kekuatan D
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU

KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU

KUTAMPAR KESOMBONGAN KELUARGAMU DENGAN UANGKU pqrt 37 Bu Delima mengalami stroke ringan saat jatuh dari kamar mandi, sebelah kaki kanan serta tangan kanannya tak dapat digerakkan. Mulutnya pun sedikit mencong membuat ia agak kesulitan untuk berbicara serta makan. Hal ini membuat Bunga makin tertekan. Kini Bu Delima hanya mampu terbaring di atas kasur, segala sesuatu harus diambilkan atau dibantu oleh Bunga.
1052.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

"Jangan memaksakan diri berlebihan, aku masih sanggup berjalan dan berlari, lebih baik gunakan kekuatanmu kepada para pendekar yang membutuhkan." "Aku sudah menyembuhkan mereka semua," jawab Delima Kemala Putri. "Hanya engkau yang belum." "Kalau begitu terima kasih banyak." "Tidak masalah, lagipula ini adalah tugasku. Aku tidak bisa bertarung seperti yang dilakukan oleh kalian, jadi aku akan melakukan apa yang bisa aku lakukan." "Hahahaha ....gadis manis, di sini kau adalah orang yang paling berjasa."
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101.5K kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status