Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SELUMBARI

SELUMBARI

Aku melihat ke arah pintu, lalu fokus kembali pada bacaanku. Dia Slamet, sesuai namanya dia seorang laki-laki yang tidak memiliki ciri khas orang Jawa. Orang Jawa dikenal banyak orang karena sopan santunnya. Nah, dia? Tidak sama sekali! Dia bahkan tidak sadar bahwa suaranya mengganggu Syla yang sedang berkonsentrasi penuh, keningnya berkerut, pertanda ia sedang menahan emosinya. Walau begitu, dia bisa bergaul dengan siapa pun dan punya banyak teman.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kemelut
Baca
+Pustaka
Godaan Pilot Perkasa: Terjebak Janda Cantik dan Anaknya

Godaan Pilot Perkasa: Terjebak Janda Cantik dan Anaknya

Keesokan hari, matahari Bali bersinar terik, namun suasana di pelataran Villa The Edge Uluwatu terasa begitu agung. Emma sengaja memesan pakaian adat Bali kelas bangsawan untuk rombongannya. Di sampingnya, Emma tampil luar biasa sekaligus elegan. Ia mengenakan kemben berkain halus berwarna kuning keemasan yang membalut tubuhnya dengan sangat ketat. Potongan kemben itu sengaja dibuat rendah, memperlihatkan kehalusan kulit dadanya yang putih berkilau dan sebagian belahan dadanya yang menggoda. Di sampingnya, Mahes tampil sangat gagah dengan udeng di kepala, kain batik saput yang melilit pinggangnya yang kokoh, serta kemeja safari putih yang menonjolkan otot lengannya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai kemelut
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Lantai kayu di bawah sepatu botnya langsung retak dan membeku menjadi es padat. "Tapi stempel ini... Matahari yang tertusuk trisula," Kaelan mengangkat perkamen itu tinggi-tinggi. "Ini adalah lambang eksklusif Garis Keturunan Utama. Keluarga bangsawan yang sama persis dengan yang mencuri Jantung Samudera ratusan tahun lalu!"
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kemelut
Baca
+Pustaka
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

“Apa maksudnya, Pak?” Pak Jatmiko berdiri, membuka lemari tua, lalu mengambil satu gulungan kain lusuh berwarna kecokelatan. Ia membentangkan kain itu di meja. Tergambar peta tua Desa Kemuning dan wilayah di sekitarnya. Di bagian tengah, ada dua garis biru vertikal yang melambangkan Curug Kembar, dan di antara keduanya: titik merah kecil bertuliskan aksara Jawa kuno. “Itu hutan kecil yang ada di antara dua curug, ya?” tanya Arga.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kemelut
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kemelut
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

GERIMIS Gerimis ing latar omah Nelesi lemah garing Kaya-kaya ngece ati iki Ati kang tansah garing Ananging kui gur cerita lawas Dina iki Waktu iki Ati garing wes teles kebes Geting Geting karo gerimis kang gebyur ati iki Kang gawe uripku ruwet Kang gawe atiku ketar-ketir Gerimis metuk udan Udan metuk gerimis Lungo ninggalke lemah teles Meneng-meneng suket tukul ana ing kana Slirahmu sek tak getingi Slirahmu sek gawe awakku guyu Rasa-rasa mendung Maleh dadi rasa tresno Duh, gusti matursuwun Sekabehane puji kagungane. panjenengan
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai kemelut
Baca
+Pustaka
Sukses setelah ditalak Tiga

Sukses setelah ditalak Tiga

Met baca 🍃 __________ "You freaking me out, Kemal!" geram Ines. Kemal tertawa pelan lalu meringis karena sakit di kepalanya. "Sorry, i just try to make a joke karena lo terlalu ... drama." "Drama lo bilang!" teriak Ines. Kemal memejamkan mata dengan kening mengkerut. "Lo pikir omongan lo berkualitas. Kita saling membutuhkan? Kalimat apaan itu!" Ines berjalan ke arah meja kecil kemudian membuka makanan yang ia beli. "Mendingan lo tidur dari pada keluarin kalimat nggak penting."
1026.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 915 kali sebagai kemelut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status