Hoffen
Waktu sudah berjalan sepuluh menit, seharusnya dia sudah hampir sampai kalau tidak macet.
Wanita gemuk itu melihat sekelilingnya yang dipenuhi oleh mobil dan motor yang sedang mencari celah. Dia tidak bisa memikirkan jalan keluar selain berlari dari sini, tapi jaraknya masih terlalu jauh untuk nekat. Matanya memperhatikan petunjuk yang ada di ponselnya. Benar dugaannya, kalau butik itu masih membutuhkan waktu lima belas menit.
“Pak, apa tidak ada jalan lain selain ini, ya?” tanya Trisha pada sopir itu.
Bab Populer