Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TUAN MUDA POSESIF

TUAN MUDA POSESIF

minipau
“Jangan di kancing dulu.” Jenna menaikan alis bingung, terlebih lagi Rama begitu saja mendekat dan tangannya terulur menyentuh pinggangnya yang tidak di lindungi apapun. “Lo tau Jenna, hitam jauh lebih bagus buat lo ke timbang putih” “Apa..an sih.” “Lo udah janji nurutin mau gue kan? Nah, ini mau gue.” Rama menunduk, menyesap bibir Jenna yang tebal dengan cepat. di hisapnya bibir kemerahan perempuan itu bergantian atas dan bawah kemudian di gigit kencang.. . Rama terobsesi dengan Jenna, sedangkan Jenna merasa terkekang dengan kehadiran Rama. Suatu hari ia bertemu Rudi, pemuda sederhana yang bisa mengerti kegelisahannya tentang Rama kemudian jatuh hati. Jenna memilih Rudi yang lemb
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 853 kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah si Om Suami

Terjerat Gairah si Om Suami

Mata Jena bergerak turun, terhenti tepat pada bibir Abas yang sedikit terbuka. Seketika ia menelan ludahnya dengan gugup. "Kenapa bibir Mas Abas menggoda banget sih?" batinnya berteriak, sementara jari-jarinya kian sadar masih melekat di dada bidang pria itu. ***** Kisah Abas dan Jena yang terjebak dalam sebuah kontrak dengan syarat-syarat mengejutkan menjadi awal dari hubungan yang mereka kira akan sementara. Apakah cinta bisa tumbuh dari pernikahan yang hanya dibangun di atas kontrak?
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Gadis Luka Tanpa Cinta

Gadis Luka Tanpa Cinta

Cicilia Fajar J
Memori beberapa waktu lalu terputar di kepala Lova. "Semua orang benci sama Lova." "Kenapa?" "Karena Lova tukang ngadu." Mata Lova terpejam dengan bibir bawah bergetar. "Lo jangan mati!" teriak Lova histeris. ***** Seorang pria dengan topi biru tersenyum, "Gue kembali, Senja." "Lo sedikit terlambat."
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Pengantin Bayaran

Pengantin Bayaran

Avengelisha24
Kau Pantas menerima luka karena sudah berani datang dalam kehidupanku-Zean Mark Maximilian Setiap kali aku bertanya, kenapa semesta begitu jahat atau memang sengaja membuatku terus berlari kepadanya-Angeli Permata Satya Angelie Permata Satya sebut saja Alea. Seorang wanita yang mempunyai hati yang baik, berperilaku ramah sopan dan berparas menawan dengan wajah oval,alis tebal, bulu mata yang lentik, rambut yang bergelombang sebahu dengan bibir yang kecil kemerah-merahan serta hidung yang sedikit mancung membuatnya menjadi wanita yang tergolong cantik. Namun,ia harus terpaksa menikah dengan seorang lelaki dingin bahkan,batinya tak tersentuh sekalipun. Zean Mark Maximilian, seorang Ceo se
8.52.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Aku Istri yang Tidak Dianggap

Aku Istri yang Tidak Dianggap

Menikah dengan pria yang begitu membencinya membuat seorang Safeea menanggung sakit yang teramat sepanjang usia pernikahan mereka. Ditambah pula kehamilan yang tidak kunjung datang menjadikan dirinya bulan-bulanan di keluarga sang suami. “Gugat cerai saya! Secepatnya!” pekik Damar di luar prediksinya, tidak pernah Safeea membayangkan untuk mempermainkan sebuah pernikahan, menikah kemudian bercerai. “Tapi kenapa?” tanya Safeea pelan, bibir bergetar saat mengatakannya. “Kamu sudah tau jawabannya,” Atas dasar apa Damar ingin bercerai? Apa yang akan Safeea lakukan untuk mempertahankan pernikahannya? Masihkah Safeea kuat menahan hinaan dan sikap kasar Damar kepadanya?
9.5129.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Misi Menaklukkan Pria Demi Keselamatanku Dan Anakku

Misi Menaklukkan Pria Demi Keselamatanku Dan Anakku

"Aku ... nggak bisa ngasih dokumen itu ke kamu, tapi yang lain semuanya bisa kuberikan." Aku menatap kartu keluarga di telapak tanganku dengan tatapan kosong. Butuh waktu lama sebelum akhirnya aku berhasil mengucapkan satu kalimat, "Kenapa dulu kamu nggak bilang?" Heston mengangkat bahu dan memperlihatkan senyum yang tidak terlalu merasa bersalah. "Aku kira, yang lebih kamu pedulikan adalah diriku." Setelah terdiam sesaat, aku bertanya dengan bibir gemetar, "Kalau aku tetap menginginkan akta nikah itu?" Dia mungkin tidak pernah menyangka, tanpa surat itu .... Yang akan dihadapinya adalah dua nyawa dalam satu mayat.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Ciuman Pengkhianat

Ciuman Pengkhianat

Suamiku memiliki seorang pujaan hati. Wanita itu mengunggah sebuah status berupa video. Dalam video tersebut, dia dan suamiku sedang melakukan permainan menyerahkan kartu remi dengan mulut. Kartu tersebut jatuh dan bibir mereka bersentuhan. Mereka langsung tidak peduli apa pun dan berciuman selama satu menit penuh. Ada tulisan yang menyertai. "Aku masih payah seperti biasanya! PS: Arkan masih sama bagusnya seperti dulu!" Aku menyukai status tersebut dengan hati hampa dan berkomentar: "Selamat." Sesaat kemudian, suamiku menelepon dan membentakku. "Kamu itu ada-ada saja jadi perempuan. Aku dan Lidya sedang bermain. Kenapa kamu sensitif sekali!" Aku tahu bahwa tujuh tahun hubungan kami hanyalah
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Hadiah yang Kusiapkan Untuk Suamiku

Hadiah yang Kusiapkan Untuk Suamiku

Di sebuah acara kumpul-kumpul kecil bersama teman-teman, suamiku, Charles Gunandi ditanya teman baiknya dengan bahasa Prancis, “Wanita simpananmu sedang hamil dua bulan, kamu mau gimana tangani?” Bibir Charles melengkung, sambil dengan penuh perhatian mengupas udang dan mengambil sayur untukku. Lalu dia menjawab dalam bahasa Prancis, “Jenny tidak suka anak-anak, aku akan menyuruh Shinta melahirkan anak itu dan membesarkannya di luar negeri, agar bisa punya ahli waris.” Aku sambil memakan udang, air mata mengalir di pipiku. Charles bertanya dengan panik, “Jenny, kamu kenapa?” Aku menghapus air mataku dan menjawab sambil tersenyum, “Saus udangnya terlalu pedas.” Tapi saus udang itu jelas-jelas
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Remember When

Remember When

Gitapuccino
"Give me one more chances, Via," kata Dante sembari menatap manik mata Olivia. "Nggak bisa, Dante. Aku nggak bisa," sahut Olivia bersikukuh. "Kenapa? Paling nggak kasih aku alasannya," desak Dante lagi. Olivia menggeleng. Merasa sia-sia saja jika ia memberikan alasannya. "Kalau begitu akan kucari sendiri jawabannya," tukas Dante menyudahinya. Manis. Bibir yang mengecup Olivia masih sama seperti lima tahun yang lalu. Manis dan akan selalu manis sampai kapanpun. Seperti kenangannya bersama Dante. Perpisahan Olivia dengan Dante bukanlah lelucon opera sabun yang selalu berseliweran di layar kaca. Ada satu alasan yang membuat Olivia nekat mengambil keputusan itu. Suatu rahasia yang seng
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Sentuhan Nakal Adik Iparku

Sentuhan Nakal Adik Iparku

"Setiap kali kamu bilang 'tidak', tubuhmu justru bergetar bilang 'iya'. Jangan bohongi aku, Renxia. Aku bisa rasakan detaknya di kulitmu …" Renxia menggigit bibir bawahnya, suaranya gemetar campuran marah dan terhanyut oleh hembusan napas Andre di telinganya. "Aku … aku nggak boleh … ini salah, Andre … tapi kenapa … kenapa sentuhanmu selalu bikin aku lemah …" Renxia merasakan sentuhan jemari itu di sepanjang lengannya, napas panas lelaki muda itu seakan membakar telinganya. Renxia tidak pernah bermimpi menikah dengan seorang dosen terhormat sekaligus pria dewasa yang terlalu sempurna dan … terlalu sibuk. Pernikahan mereka adalah hasil perjodohan yang dijalani dengan dingin, tanpa g
1039.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kenapa bibir tebal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status