Sang Penggoda
Percakapan di antara mereka terus berlanjut dengan berbagai topik, maklum sajalah karena yang sedang berbincang adalah para wanita-wanita rempong yang selalu saja ingin tahu urusan orang lain tanpa memperhatikan urusannya sendiri.
Di sebuah halte, Rindu sedang menunggu bus untuk mengantarnya ke sekolah. Ia sudah biasa dengan hal itu, dan tetap semangat dalam menimba ilmu yang akan bermanfaat bagi dirinya kelak. Tidak lama kemudian, Rinjani berdiri di sampingnya dan menatap tajam pada gadis cantik itu.
“Rindu, kamu punya masalah apa sih, sehingga gak mau sarapan segala?” tanya Rinjani pada adiknya.