BUKAN MEMPELAI IMPIAN
"Maaf, aku belum bisa bicara padamu selama ini. Saat aku pulang dari Jakarta kapan hari, aku selalu bilang baik-baik saja saat kamu tanya hasil pemeriksaanku. Tapi aku juga melarangmu KB kan karena aku tahu, kamu paling takut jarum suntik. Aku bilang,...aku lelah dan takkan mengganggumu. Kamu tahu, aku bingung, Ey. Untungnya di pesatren banyak kegiatan yang menyita waktuku hinggah aku sedikit melupakan kondisiku."
Semua diam.
Liam menarik napas panjang, menunduk sejenak sebelum akhirnya bersuara lagi. Suaranya lebih pelan, nyaris tak terdengar jika ruangan tidak setenang itu.
“Waktu itu… dokter bilang," ucapnya pelan, "jumlah sperma aktifku sangat sedikit, Ey. Kemungkinan untuk bisa membuahi
Hot Chapters