Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kutukan Mantan Terindah

Kutukan Mantan Terindah

“Baik, Nona Aletta Kenzura Valerry. Alas duduk akan menjadi barang pertama yang masuk ke dalam tas.” Zura tersenyum lebar. “Dan kamu bawa bukumu. Yang tebal itu. Aku kangen dengar kamu baca keras-keras sambil aku baring di pangkuanmu.” “‘Memoirs of a Geisha’ atau ‘The Kite Runner’?” Zain balik bertanya. “Yang pertama,” jawab Zura cepat. “Suaramu paling cocok untuk narasi-narasi lembut yang berlapis luka.”
106.8K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as kibou no uta
Show Reviews (10)
Read
+Library
WidiaYuan
kesempatan tak akan datang dia kali van.. kamu pilih bertahan hidup atau hancur hanya itu pilihanmu. kamu mempertahankan egomu maka kehancuran yg kau dapat kalo kamu memilih pilihan yg ditawarkan barra setidaknya kamu masih bisa hidup lebih lama dengan tenang.
Kania Putri
Barra lagi H2C ini wkwkw tapi aq yakin mami rumi gak akan ngamuk kaya singa kalau kamu jelaskan duduk persoalannya karena menemui karina ada maksud dan tujuan yg jelas bukan demi perusahaan aja tapi demi keutuhan keluarga
Read All Reviews
Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa Bab 1 Suara tangisan bocah dari rumah sebelah, seolah menjadi musik pengiring kesibukan di pagi hari. Sebentar lagi, pasti terdengar teriakan. "Aa! Pegang dulu si ade!"
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 636 Times as kibou no uta
Read
+Library
Kelabu

Kelabu

Aku memasang wajah memelas sambil mengerucutkan bibirku dengan sengaja. Kemudian dia menggeleng cepat. “Tidak apa-apa yang penting Leo makan bolu,” ucapnya bersemangat kemudian memasukkan sepotong bolu ke mulutnya. Dia langsung saja menguyah bolu itu dengan mulutnya yang kecil. Sampai pipinya menggembung karena penuh akan bolu membuatnya terlihat lucu. “Eh, pelan-pelan haha.” Aku terkekeh melihat mulutnya yang kepenuhan.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as kibou no uta
Read
+Library
Kutukan Liontin

Kutukan Liontin

Nada suaranya meninggi, urat-urat di lehernya terlihat menegang. Tanpa sepatah kata pun, Bobby bergerak cepat. Tangannya mengepal, menghantam wajah pria itu dengan kekuatan penuh. Pria itu terpental, tubuhnya melayang sebelum akhirnya menabrak pohon dengan bunyi gedebuk yang mengerikan. Seketika, pria itu tidak bergerak. Teman-temannya terdiam, tubuh mereka membeku di tempat. Bulu kuduk mereka berdiri, keringat dingin mulai membasahi pelipis. Satu serangan... dan pria itu tewas.
725 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as kibou no uta
Read
+Library
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

“Cuma aku mau berpesan saja kepada Novita. Sebagai Kakak sepupu, aku minta kamu berhati-hati, jangan sampai apa yang Pandu lakukan padaku bisa berulang di kamu. Perhitungkan setiap langkah sebelum bertindak karena hukum tabur tuai itu nyata. Siapa yang menabur angin, suatu hari dia akan menuai badai.” Novita menunduk dalam-dalam mendengar ucapan sepupunya. Dia terlihat gelisah dan salah tingkah karena ucapan Adelia barusan tepat mengenai ulu hatinya.
1017.6K viewsOngoingAdded to Library 704 Times as kibou no uta
Read
+Library
Buruk Rupa

Buruk Rupa

ucap Natasha bingung dan menyindir. "Ihh! Apaan sih Nat? Lu pikir gua gila apa? Main kata gua nggak peduli sama sahabat gua sendiri lagi! Tuh mulut kalau ngomong mohon difilter aja yah mbak? Takut ntar malah ngebuat orang pen nabok tuh mulutnya yah Mbak?" jelas Kiran kejam melotot. "Ish! Dasar kucing garong! Gua masak jadi daging kucing sop baru tau rasa!" ucap Natasha tak masuk akal karena geramnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as kibou no uta
Read
+Library
Jaring Cinta Sang Bodyguard

Jaring Cinta Sang Bodyguard

"Good." Hisyam berbalik dan mendatangi Utari yang menunggunya di dekat pintu masuk ruangan. Kiano membeliakkan mata ketok Hisyam merangkul pinggang Utari dan mencondongkan badannya ke depan, lalu Hisyam menunduk, seolah-olah tengah menciumi gadis tersebut.
3.0K viewsCompletedAdded to Library 76 Times as kibou no uta
Read
+Library
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

Ki Lamba tidak berani menjawab Utari. Dia tahu gadis bertopeng itu bukanlah manusia biasa, terlebih setelah melihat bagaimana cara Utari membunuh musuh di perguruan Tapak Geni, membuat Ki Lamba selalu merasa ngeri saat di dekatnya. “Anda jangan berkata begitu nona Utari, bagaimanapun semua kemungkinan bisa terjadi, apalagi pihak musuh memiliki kaisar iblis dipihaknya,” pangeran Kusuma mencoba menenangkan situasi.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 444 Times as kibou no uta
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status