Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kurebut Kembali Suamiku

Kurebut Kembali Suamiku

Gadis kecil itu kembali ke alam mimpi karena rasa kantuk yang ia rasa. Mengigit bibirnya, Aurel menahan rasa nyeri di hati yang datang begitu saja. Sungguh rasanya perih tidak tertahankan. "Maafkan ibu, Sayang," gumam Aurel sambil mengelus surai hitam milik Melodi.
102.8K viewsOn holdAdded to Library 63 Times as kibou no uta
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

13. Kehadiran Seseorang Tak Diiundang "Cukup omong kosongnya, Raja Aquatis." Seseorang memotong ucapan pemimpin lautan itu. Semua atensi yang semula tertuju kepada pemimpin Kaum Mermaid seketika berubah ke sosok wanita bersurai hitam legam dengan sebuah topi kerucut besar dengan jubah berwarna ungu tuanya. Mendapati wajah menyebalkan wanita pemimpin Kaum Penyihir itu, membuat Kyana tidak tahan untuk tidak mendengus. Tidak ada yang lebih menyebalkan dari wanita itu di dunia immortal ini daripada sosok yang tengah mengirimkan lirikan tidak suka kepadanya.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as kibou no uta
Read
+Library
Kaki Kaki Mungil

Kaki Kaki Mungil

Senyum tersungging rikuh. “Oooh, muhun, mangga! Mau kemana, neng?” sahut seorang ibu berdaster merah jambu ceria. “Ini, Bu… mau ke rumah Bapak Habban. Pak Habban Mutarokiba yang jadi guru itu, Bu”
102.3K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as kibou no uta
Read
+Library
Futago Ga Daisuki (Cinta Si Kembar)

Futago Ga Daisuki (Cinta Si Kembar)

Setelah berhasil melangkah masuk melewati pintu kayu yang menghubungkannya langsung dengan halaman rumah yang tak seberapa luasnya, Yukie dikejutkan oleh sosok perempuan paruh baya yang tiba-tiba sudah berdiri tepat di depannya setelah dia menutup kembali pintu dan memutar tubuhnya. “Bibi?!” tak hanya tubuhnya yang terenyak karena terkejut, namun ekspresi wajahnya terpaku menunjukkan ekspresi kaget namun lebih cenderung ketakutan. Melihat wajah marah Bibinya malam itu seperti tersulut amarah, membuat Yukie bisa merasakan aura gelap di sekitarnya, sampai-sampai membuat tubuhnya menggigil ketakutan. Dengan sekuat hati dan keberanian yang dia miliki akhirnya Yukie memberanikan diri untuk menyap
104.9K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as kibou no uta
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Lalu ia membalas lagi dengan sebuah kecupan yang mendarat di keningku. "Sudah waktunya tidur, Dek!" Kemudian ia mengusap-usap perutku, "Dede Utun bobo juga ya! Papa Mama mau bobo ya de!"
103.1K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as kibou no uta
Read
+Library
Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Ulat Bulu Penghancur Rumah Tanggaku

Senyuman yang sangat manis. Naura heran, tetapi ia juga hanya bisa membalas senyuman tersebut. Aneh memang, tetapi bukan kah itu sangat menggembirakan? Keanehan yang tadi baru saja diterima oleh Naura, tetapi kali ini terdapat satu keanehan lain, yaitu kala kedua mata Naura merasakan adanya cahaya yang sangat silau. Sehingga, mau tidak mau Naura harus membuka kedua matanya itu. “Bangun, sudah siang!”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as kibou no uta
Read
+Library
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Mbak Lika sadis mencibirku. Dadaku naik turun. Aku kudu sabar. Aku punya jurus andalan untuk membungkam mereka. "Eh, Mbak Lika! Situ udah oke tah? Asal kalian tau ya! Investasi modal hutang itu, nggak keren! Orang kaya sebenarnya itu, adalah orang yang nggak punya hutang! Percumah, ngaku kaya hutang bertebaran dimana-mana!" Aku berucap santuy. "Orang berhutang itu, kujamin hidupnya nggak akan tenang, deh!"
7.840.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as kibou no uta
Read
+Library
Marga Kuromori

Marga Kuromori

“Saya sudah menulis surat tentang undangan pernikahanku dengan Mirae jauh hari, namun sampai sekarang tidak ada balasan. Mungkin beliau sedang sibuk.” Pak Orochi mengangguk, lantas meminta Yosihara agar memberitahu dirinya jikalau pamannya Yosihara sudah pulang. Glosarium: 1. Ushi no koku mairi: Ritual mengutuk seseorang saat di jam 1-3 dini hari. Mereka akan pergi ke kuil shinto di jam tersebut dengan pakaian serba putih secara diam-diam. Mereka akan membuat boneka jerami yang sudah terselip foto, DNA (rambut, kuku, dsb), atau nama orang yang akan di kutuk. Boneka diikat di pohon keramat yang dekat dengan kuil shinto, setelahnya mereka akan menusuk boneka jerami dengan paku.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as kibou no uta
Read
+Library
Utari

Utari

Utari tidak menyelesaikan ucapannya karena Edo sudah tidak ada. "Apa ini ya?" Utari lalu berjalan masuk kedalam kamarnya. Lalu dia membuka bungkusan itu. Terlihat sebuah kain motif bunga yang sangat dia inginkan tadi. "Ya tuhan...kain ini..." gumam Utari. ***** "Aku pergi dulu Bu, jaga diri ibu baik-baik.." ucap Damar. "Iya Nak, kau juga hati-hati disana.."
2.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as kibou no uta
Read
+Library
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

* Hari ini, tepat usia Puti Bungo Satangkai 30 tahun, dan ia sudah memutuskan untuk meninggalkan Pulau Sinaka demi satu hal, kepingan Teratai Abadi. Paling tidak, dari kitab milik Inyiak Gadih, sang dara melihat gambar tentang Teratai Abadi tersebut. Gambar teratai dengan tujuh kelopak. Pada masing-masing kelopak terukir aksara yang aneh. Sang dara tidak memahami aksara tersebut. Lagi pula, baik Inyiak Mudo maupun Inyiak Gadih tidak memberi tahu apa-apa kepadanya tentang aksara itu sebelumnya.
1074.5K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as kibou no uta
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status