APA KABAR MANTAN ISTRIKU?
“Gak usah segitu perhatiannya juga, Mbak. Gue yang anaknya aja woles. Hmmm … atau jangan-jangan lo sebenernya masih cinta sama kakak gue, ya? Kok secemas itu kelihatannya? Kalau masih cinta, gue gak apa-apa lo balikan sama dia. Mas Ramdan itu masalah duit lebih susah sekarang. Dulu waktu dia masih jadi suami lo, Mbak. Malah ringan banget ngasih, setelah kalian cerai, seret.”
Risna terus saja berceloteh semaunya. Beruntung tak berapa lama, terdengar klakson dari gerbang luar. Aku menoleh pada security, dia tampak tengah berlari menuju ke sini. Mungkin di dalam, Hana lagi malas ngangkat telepon. Biasanya mereka menggunakan telepon gagang untuk memmberi tahu ketika sedang ada tamu.
Sikat na Kabanata