DOSA TERINDAH
“Itu artinya dia bener, Pi. Kamu mungkin nggak nyadar. Seperti yang Imel bilang tadi, kamu seperti orang kebingungan.”
Kami berdua sedang menemani Kia membuka kado-kadonya, namun aku sungguh tak bisa menahan diri untuk bertanya.
“Jangan bikin bad mood, Aya. Kasian Kia.”
Aku menatap gadis kecilku yang begitu ceria menerima berbagai macam kado. Lalu saat kado Imelda yang ternyata berisi satu set mainan barbie keluaran terbaru yang memang sedang digandrungi anak-anak terbuka, Kia tak dapat menahan rasa bahagianya. Gadis kecilku itu melocat memeluk ayahnya. “Makasih, Papi,” katanya dengan jenaka khas anak-anak.