King of Trouble
Ophelia terdiam beberapa detik, mencoba mengatur napas yang masih terasa sesak.
Ingatan semalam datang menghantam tanpa ampun—tatapan Edward yang berubah dingin, genggaman kerasnya, suaranya yang rendah dan mengancam, hingga kecupan liar di sepanjang bekas luka di punggungnya. Refleks, Ophelia bangkit duduk. Gaun hitamnya sudah tak lagi melekat, entah sejak kapan. Selimut hitam yang membungkus tubuhnya melorot, memperlihatkan kulit pucatnya yang kini penuh jejak merah. Cupang-cupang kasar serta gigitan menghiasi bahu, leher, hingga tulang selangka. Bahkan hampir semua tubuhnya penuh dengan bekas yang di tinggalkan pria itu.
Bab Populer