Di dunia film indie Philippines tahun '80–90an, 'Scorpio Nights' memang jadi cult classic yang kontroversial. Tapi sejauh yang kuketahui, nggak ada sequel resminya—kalaupun ada yang ngaku-ngaku sequel, biasanya fan-made atau cerita spin-off liar. Aku pernah nemu forum tua tahun 2005 yang bahas rumor sequel, tapi setelah kubongkar, ternyata cuma judul mirip ('Scorpio Nights 2' tahun 1999) yang sama sekali beda plot dan sutradara.
Yang bikin film ini dikenang justru ending-nya yang ambigu. Justru bagus sih nggak ada sequel-nya, biar penonton bisa interpretasi sendiri nasib si pemeran utama. Kalo lo pengen nuansa mirip, coba tonton 'Silip' (1985) atau 'Batch81'—sama-sama eksplorasi tema gelap dengan cinematography khas era itu.