Anara
Kasar dan murung.
“Bara, akan coba Bi!” akhirnya cowok itu menyanggupi permintaan, wanita sepuh di depannya.
“Kalian membicarakan apa?” Anara tiba-tiba saja sudah muncul dengan terusan berbahan kaos selutut, dan rambut di sanggul ke atas.
“Eh, enggak kok, Non! Enggak sedang ngomongin apa-apa!” Bi Surti menjawab gugup, dengan kepala tertunduk.
Bab Populer