Pengantin Pengganti sang Duke Kejam
Rasa nyeri di perutnya memang mulai memudar akibat ramuan Kael, namun rasa sakit di jiwanya justru semakin tajam.
Elara merasa seperti terperangkap di antara dua dunia: dunia nyata di mana ia harus berbaring kaku di atas ranjang, dan dunia bayangan di mana maut sedang mengintai suaminya. Ia tahu ia harus percaya pada strategi Valerius, tapi bayangan senyum kemenangan Isolde tadi pagi adalah duri yang tidak bisa dicabut dari benaknya.
“Puncak Hitam bukan hanya sebuah tempat,” bisik Elara pada dirinya sendiri, “itu adalah kuburan bagi mereka yang meremehkan kegelapan.”